Arti Kata "pancaindra" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pancaindra" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pancaindra

pan·ca·in·dra n alat perasa yg lima macam (yaitu penglihat, penghidu (pencium), pengecap (perasa lidah), perasa tubuh, dan pendengar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pancaindra"

📝 Contoh Penggunaan kata "pancaindra" dalam Kalimat

1.Kita harus melatih pancaindra kita untuk mendeteksi bahaya.
2.Siswa diajarkan tentang pancaindra sebagai alat dasar untuk mengenali lingkungan.
3.Sebagai ilmuwan, dia mempelajari pancaindra manusia untuk meningkatkan kemampuan indra.
4.Pada hari itu, pancaindra saya terganggu oleh suara keras yang terus-menerus.
5.Dalam tradisi Jawa, pancaindra dianggap sebagai kemampuan yang dapat membantu mencapai kesempurnaan.

📚 Artikel terkait kata "pancaindra"

Mengenal Kata 'pancaindra' - Inspirasi dan Motivasi

Pancaindra: Alat Perasa yang Membuat Kita Hidup

Pancaindra merupakan istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan alat perasa manusia yang terdiri dari lima jenis yaitu penglihat, penghidu (pencium), pengecap (perasa lidah), perasa tubuh, dan pendengar. Konsep pancaindra telah ada sejak zaman kuno dan telah dipengaruhi oleh filosofi Hindu dan Buddha. Dalam filsafat Jawa, pancaindra dianggap sebagai salah satu aspek penting dari kehidupan manusia. Pancaindra sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa pancaindra, kita tidak dapat melihat, mencium, mengecap, merasakan, atau mendengar lingkungan sekitar. Oleh karena itu, pancaindra harus dipelihara dan dijaga agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik. Dalam beberapa kalimat berikut, kita dapat melihat contoh penggunaan kata pancaindra dalam bahasa Indonesia yang alami: "Kita harus memelihara pancaindra kita agar tetap sehat," atau "Pancaindra kita sangat penting untuk menikmati keindahan alam." Pancaindra juga memiliki relevansi yang kuat dalam kebudayaan Indonesia modern. Dalam beberapa tradisi dan adat istiadat, pancaindra sering digunakan sebagai simbol kehidupan manusia. Misalnya, dalam upacara pernikahan, pancaindra sering diibaratkan sebagai kehamilan, yang menandakan kehidupan baru yang akan dimulai. Dalam hal ini, pancaindra tidak hanya berfungsi sebagai alat perasa, tetapi juga sebagai simbol kehidupan dan kesuburan. Oleh karena itu, pancaindra menjadi bagian penting dalam kebudayaan Indonesia yang kaya dan beragam.