Arti Kata "pancalima" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pancalima" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pancalima

pan·ca·li·ma n ramalan nasib melalui garis-garis pd jari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pancalima"

📝 Contoh Penggunaan kata "pancalima" dalam Kalimat

1.Pak Ramli melakukan pancya lima untuk mengetahui nasibnya di masa depan.
2.Cara melakukan pancya lima harus dilakukan dengan jari yang bersih dan tenang.
3.Pak Guru menjelaskan tentang sejarah dan kegunaan pancya lima pada murid-muridnya.
4.Pak Imam melakukan pancya lima sebelum memulai shalat untuk meminta petunjuk dari Allah SWT.
5.Di pasar tradisional, banyak orang datang untuk melakukan pancya lima dan mendapatkan ramalan.

📚 Artikel terkait kata "pancalima"

Mengenal Kata 'pancalima' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pancalima" - Ramalan Nasib Melalui Garis-Garis di Jari

Pancalima adalah sebuah istilah yang mungkin masih asing bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda. Namun, di kalangan masyarakat tradisional, khususnya di Indonesia, kata ini memiliki makna yang sangat mendalam. Pancalima adalah sebuah ramalan nasib yang dilakukan dengan mengamati garis-garis pada telapak tangan. Dalam tradisi Jawa, misalnya, orang dapat melihat kehidupan dan masa depan mereka melalui garis-garis di telapak tangan. Dalam praktiknya, pancalima biasanya dilakukan oleh seorang ahli yang terlatih, yang kemudian akan mengamati garis-garis di telapak tangan dan menyampaikan ramalan nasib kepada individu tersebut. Proses ini dapat dianggap sebagai sebuah bentuk spiritual atau rohani, karena dianggap dapat menghubungkan individu dengan kekuatan yang lebih tinggi. Dalam beberapa kasus, pancalima juga digunakan sebagai sebuah alat untuk memprediksi masa depan atau mencari petunjuk dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, seseorang mungkin bertanya kepada seorang ahli pancalima tentang kehidupan masa depan mereka, seperti apakah mereka akan menikah dengan orang yang tepat, atau apakah mereka akan berhasil dalam karir mereka. Dalam kalimat biasa, pancalima dapat digunakan seperti ini: "Saya ingin tahu tentang masa depan saya, apakah saya harus melakukan pancalima sekarang?" atau "Saya baru saja melakukan pancalima dan hasilnya sangat mengejutkan!" Dalam kehidupan sehari-hari, pancalima masih menjadi bagian dari tradisi dan budaya Indonesia. Banyak orang yang masih percaya pada kekuatan pancalima untuk memprediksi masa depan atau mencari petunjuk dalam kehidupan. Oleh karena itu, pancalima tetap menjadi sebuah fenomena yang menarik dan perlu dipahami lebih dalam.