Arti Kata "pangkur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pangkur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pangkur

1pang·kur n 1 cangkul; pacul; 2 kapak untuk membelah sagu
meraih -- ke dada, pb 1 insaf akan dirinya; 2 merasa tersinggung;
me·mang·kur v mencangkul; memacul: ~ tanah; ~ sawah

2pang·kur n bentuk komposisi tembang macapat, mempunyai bait lagu yg terdiri atas tujuh baris, biasanya dipakai untuk mengungkapkan hal-hal yg bersifat keras, spt kemarahan, perkelahian, dan perang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pangkur"

📝 Contoh Penggunaan kata "pangkur" dalam Kalimat

1.Selama musim tanam, petani mencangkul tanah dengan menggunakan alat pangkur.
2.Saat itu, dia merasa pangkur mencapai ke dada, membuatnya berhenti sejenak.
3.Dalam novel itu, tokoh utama menggunakan pangkur untuk membelah sagu dari rumpunnya.
4.pangkur yang digunakan untuk mencangkul sawah itu telah dipakai oleh neneknya selama bertahun-tahun.
5.Pengertian pangkur juga dapat diartikan sebagai insaf akan diri sendiri, setelah mengalami kesalahan.

📚 Artikel terkait kata "pangkur"

Mengenal Kata 'pangkur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pangkur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pangkur" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini merujuk pada alat pertanian yang digunakan untuk mencangkul tanah atau sawah. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata "pangkur" juga dapat diartikan sebagai perasaan tersinggung atau merasa tidak puas dengan keadaan diri sendiri. Sejarah dan Konteks Sosial Kata "pangkur" memiliki akar yang sangat kuno dan telah digunakan dalam bahasa Indonesia selama berabad-abad. Alat pertanian yang bernama "pangkur" telah menjadi bagian integral dari kehidupan petani di Indonesia, terutama di daerah-daerah pedesaan. Selain itu, kata "pangkur" juga memiliki makna yang lebih filosofis, yaitu tentang keinsafan diri sendiri dan perasaan tidak puas dengan keadaan yang ada. Contoh Penggunaan Kata "Pangkur" Berikut beberapa contoh penggunaan kata "pangkur" dalam kalimat yang alami: * Setelah gagal dalam ujian, dia merasa sangat pangkur dan tidak percaya diri lagi. * Ayahnya menggunakan pangkur untuk mencangkul tanah di sawah mereka. * Dia harus belajar untuk menjadi lebih pangkur dan tidak terus-menerus menyalahkan orang lain. Relevansi Kata "Pangkur" dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "pangkur" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks menghadapi kegagalan atau kesulitan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "pangkur" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan yang kompleks dan ambigu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks yang lebih luas dari kata "pangkur" agar kita dapat menggunakannya dengan tepat dan efektif.