Arti Kata "paradam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paradam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paradam

pa·ra·dam p cak persetan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paradam"

📝 Contoh Penggunaan kata "paradam" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, kata "paradam" digunakan sebagai instrumen hukum untuk menghentikan proses yang tidak sah.
2.Para pejabat memutuskan untuk menggunakan paradam sebagai alat untuk menghentikan kegiatan ilegal di daerah tersebut.
3.Dalam konteks sehari-hari, orang sering mengacu pada paradam sebagai cara untuk menghentikan kegiatan yang tidak diinginkan.
4.Pada era kuno, paradam digunakan sebagai alat untuk menghentikan perang saudara di antara kerajaan-kerajaan.
5.Dalam konteks pendidikan, siswa diberi tahu tentang paradam sebagai contoh instrumen hukum yang digunakan untuk menghentikan kegiatan yang tidak sah.

📚 Artikel terkait kata "paradam"

Mengenal Kata 'paradam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "paradam" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "paradam" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini didefinisikan sebagai "pa·ra·dam p cak persetan". Istilah ini mungkin tidak familiar bagi banyak orang, namun memiliki makna yang dalam dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Asal Usul dan Makna Kata "paradam"

Kata "paradam" memiliki asal usul dari bahasa Sunda, salah satu bahasa daerah di Indonesia. Dalam bahasa Sunda, kata ini digunakan untuk mengungkapkan rasa kesal atau marah. Namun, dalam konteks Indonesia modern, kata ini digunakan untuk mengungkapkan rasa kecewa atau kekecewaan. Kata "paradam" sering digunakan dalam situasi di mana seseorang merasa tidak puas atau kecewa dengan sesuatu.

Contoh Penggunaan Kata "paradam"

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "paradam" dalam kalimat yang alami: - "Saya merasa paradam dengan hasilnya, karena saya telah berusaha keras untuk mencapai tujuan tersebut." - "Dia merasa paradam dengan keputusan yang diambil oleh atasan, karena dia merasa bahwa keputusan tersebut tidak adil." - "Saya merasa paradam dengan kondisi jalan yang sangat rusak, karena saya telah beberapa kali mengalami kecelakaan di jalan tersebut."

Relevansi Kata "paradam" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "paradam" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam situasi di mana seseorang merasa tidak puas atau kecewa, kata "paradam" dapat digunakan untuk mengungkapkan perasaan tersebut. Selain itu, kata "paradam" juga dapat digunakan sebagai motivasi untuk berubah dan mencari solusi dalam situasi yang tidak menguntungkan. Dengan demikian, kata "paradam" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menjadi lebih baik dan lebih berani dalam menghadapi tantangan.