Arti Kata "parasitologi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "parasitologi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

parasitologi

pa·ra·si·to·lo·gi n ilmu tt parasit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "parasitologi"

📝 Contoh Penggunaan kata "parasitologi" dalam Kalimat

1.Dosen mengajar ilmu parasitologi kepada mahasiswa kedokteran di universitas.
2.Penelitian terkini di bidang parasitologi telah menemukan vaksin baru untuk melawan penyakit.
3.Pada seminar ilmiah, profesor berbicara tentang kemajuan terbaru dalam parasitologi.
4.Mahasiswa biologi menulis tesis tentang aplikasi parasitologi dalam pengobatan penyakit menular.
5.Klinik penyakit menular yang khusus melayani pasien parasitologi telah mendapatkan akreditasi tinggi.

📚 Artikel terkait kata "parasitologi"

Mengenal Kata 'parasitologi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Parasitologi" - Ilmu Pengetahuan tentang Parasit

Parasitologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang parasit, yaitu organisme yang hidup di dalam atau di atas tubuh makhluk lain. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, dengan "para" yang berarti "di atas" atau "di dalam", dan "sitos" yang berarti "makanan". Dalam konteks sejarah, parasitologi mulai berkembang pada abad ke-19, ketika ilmuwan mulai memahami bahwa beberapa penyakit dapat disebabkan oleh organisme kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Contoh Penggunaan Kata Parasitologi dalam Kalimat

Parasitologi memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang kesehatan. Misalnya, dokter dapat menggunakan pengetahuan parasitologi untuk mengobati penyakit seperti malaria, yang disebabkan oleh parasit Plasmodium. Selain itu, parasitologi juga dapat membantu dalam mengembangkan vaksin untuk melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh parasit, seperti penyakit Demam Berdarah. Dengan demikian, para ilmuwan dapat lebih memahami bagaimana parasit berinteraksi dengan manusia dan mencari cara untuk menghindari atau mengobati penyakit-penyakit yang disebabkan oleh parasit.

Relevansi Parasitologi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Parasitologi memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang kesehatan masyarakat. Dengan pengetahuan parasitologi, para ilmuwan dapat lebih memahami bagaimana parasit dapat menyebar dan menyebabkan penyakit. Selain itu, parasitologi juga dapat membantu dalam pengembangan strategi pengendalian dan pengobatan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh parasit. Dalam konteks Indonesia, parasitologi memiliki aplikasi yang sangat luas, terutama dalam mengatasi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh parasit seperti malaria, Demam Berdarah, dan lain-lain. Dengan demikian, parasitologi dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat dan mengurangi angka kematian akibat penyakit-penyakit yang disebabkan oleh parasit.