Arti Kata "parun" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "parun" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

parun

pa·run v, me·ma·run v membakar barang-barang yg tidak berguna lagi, spt sampah dan daun-daun kering: ia ~ rumput-rumput kering di kebunnya;
pa·run·an n barang-barang bekas, daun-daun kering, dsb yg diparun (dibakar);
pe·ma·run n orang yg memarun (membakar) barang-barang bekas dsb;
pe·ma·run·an n 1 tempat memarun; 2 proses, cara, perbuatan memarun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "parun"

📝 Contoh Penggunaan kata "parun" dalam Kalimat

1.Pekerjaan memarun sampah di desa sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan.
2.Ibu meminta bapak untuk memarun daun-daun kering di kebun mereka sebelum hujan datang.
3.Pada hari libur, saya memutuskan untuk memparun barang-barang bekas yang tidak dibutuhkan lagi di rumah.
4.Lokasinya sangat strategis karena dekat dengan tempat memarun sampah daun-daun kering.
5.Sebagai warga desa, kita harus mematuhi peraturan tentang tempat memarun yang telah ditentukan oleh pemerintah.

📚 Artikel terkait kata "parun"

Mengenal Kata 'parun' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "parun" - Menghiasi Kehidupan Sehari-Hari

Makna Umum dan Konteks Sejarah Kata "parun"

Kata "parun" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti membakar barang-barang yang tidak berguna lagi, seperti sampah dan daun-daun kering. Dalam konteks sejarah, kebiasaan memarun merupakan bagian dari kehidupan masyarakat tradisional di Indonesia, terutama dalam melakukan upacara pembersihan dan membersihkan lahan.

Contoh Penggunaan Kata "parun" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "parun" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, saat membersihkan kebun, seseorang dapat memarun rumput-rumput kering untuk menghilangkan penyakit tanaman. Dalam kalimat lain, seseorang dapat mengatakan bahwa ia memarun sampah di rumahnya untuk membersihkan area itu. Selain itu, kata "parun" juga dapat digunakan dalam konteks kegiatan ekologi, seperti memarun daun-daun kering untuk mengurangi polusi udara.

Relevansi Kata "parun" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "parun" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks lingkungan hidup. Dengan memarun barang-barang yang tidak berguna lagi, seseorang dapat mengurangi polusi dan membersihkan lingkungan. Selain itu, kebiasaan memarun juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Dengan demikian, kata "parun" menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari di Indonesia, terutama dalam konteks lingkungan dan ekologi.