Arti Kata "patronasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "patronasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

patronasi

pat·ro·na·si n kekuasaan yg dimiliki oleh seseorang untuk membuat perjanjian dl suatu kontrak kerja;
-- bisnis pola dan suri (teladan) yg dijadikan acuan dl berbisnis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "patronasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "patronasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah memberikan patronasi kepada investor asing untuk mendirikan pabrik baru.
2.Pengusaha sukses dijadikan patronasi oleh anak muda yang ingin sukses dalam bisnis.
3.Ia meminta bantuan patronasi dari atasan untuk mendapatkan proyek besar.
4.Dalam sejarah, Sultan Banten pernah memberikan patronasi kepada para pendeta Belanda.
5.Komunitas suku adat di pedalaman masih menjalankan tradisi dengan cara yang telah ditetapkan oleh patronasi nenek moyang mereka.

📚 Artikel terkait kata "patronasi"

Mengenal Kata 'patronasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Patronasi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "patronasi" memiliki makna yang sangat spesifik dan unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks resmi, patronasi merujuk pada kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang untuk membuat perjanjian atau kontrak kerja, serta pola dan suri (teladan) yang dijadikan acuan dalam berbisnis. Konsep ini memiliki latar belakang yang panjang dan kompleks, dengan akar yang berasal dari bahasa Latin "patronus", yang berarti "pemimpin" atau "pelindung". Dalam sejarah, patronasi telah memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat, terutama pada zaman kuno. Pemimpin dan pelindung telah menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi orang-orang, dan telah membantu mereka mencapai tujuan dan impian mereka. Dalam konteks ini, patronasi tidak hanya terkait dengan kekuasaan dan kontrol, tetapi juga dengan kemampuan untuk memberikan dukungan dan bimbingan. Dalam kehidupan sehari-hari, patronasi masih memiliki relevansi yang signifikan. Dalam bisnis, misalnya, patronasi dapat berarti memiliki pelindung atau pemimpin yang dapat membantu meningkatkan keberhasilan dan mencapai tujuan. Contoh penggunaan patronasi dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa situasi, seperti: - "Perusahaan itu telah menerima patronasi dari investor yang berpengalaman, sehingga dapat meningkatkan keberhasilan bisnisnya." - "Pelatih sepak bola itu telah menjadi patronasi bagi tim muda, membantu mereka meningkatkan kemampuan dan keberhasilan." - "Komunitas itu telah mendapatkan patronasi dari organisasi nirlaba, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup warganya." Dalam budaya Indonesia modern, patronasi masih memiliki pengaruh yang signifikan, terutama dalam konteks bisnis dan organisasi. Dalam beberapa kasus, patronasi dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi orang-orang, membantu mereka mencapai tujuan dan impian mereka. Dalam konteks ini, patronasi tidak hanya terkait dengan kekuasaan dan kontrol, tetapi juga dengan kemampuan untuk memberikan dukungan dan bimbingan.