Arti Kata "patuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "patuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

patuk

1pa·tuk n catuk; cotok; pagut (dng paruh);
me·ma·tuk v 1 mencatuk; mencotok; memagut (dng paruh): ayam itu ~ biji jagung yg ditaburkan; 2 memukul (tt picu bedil): beberapa kali dipetiknya picu itu, tetapi tidak ~ juga;
me·ma·tuk-ma·tuk v mencatuk-catuk; memagut-magut

2pa·tuk Mk n alat kelamin laki-laki; zakar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "patuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "patuk" dalam Kalimat

1.Ayam tersebut mencari makanan dengan mencatuk biji jagung di tanah.
2.Pemuda itu tidak bisa mematikkan pistol karena tidak bisa mematuk picu dengan tepat.
3.Mereka perlu belajar mengenali suara burung pelatuk untuk mengidentifikasi jenis spesiesnya.
4.Dalam berburu, kita harus hati-hati agar tidak menyentuh kawah yang masih aktif dan mematuk api gunung berapi.
5.Anak kecil itu terus mencari mainan dengan mencatuk di bawah karpet untuk menemukan apa yang hilang.

📚 Artikel terkait kata "patuk"

Mengenal Kata 'patuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "patuk" dalam Bahasa Indonesia

Kata "patuk" memiliki makna yang unik dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti mencatuk atau memagut dengan paruh, seperti yang dilakukan oleh burung ayam atau burung merpati. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata "patuk" juga dapat digunakan untuk menggambarkan aksi memukul atau mencapai sasaran dengan menggunakan paruh atau bagian tubuh lainnya. Dalam sejarah, kata "patuk" sering digunakan dalam konteks pertanian, terutama dalam proses penanaman biji-bijian. Contohnya, petani dapat menggunakan paruh ayam untuk patuk biji jagung yang telah ditanam. Selain itu, kata "patuk" juga digunakan dalam konteks perburuan, di mana burung merpati digunakan untuk mencari makanan dengan cara patuk-patuk di tanah. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "patuk" dalam kalimat yang alami: - "Ayam itu patuk biji jagung yang ditaburkan oleh sang petani." - "Burung merpati dapat patuk-patuk di tanah untuk mencari makanan." - "Pada sore itu, beberapa anak-anak patuk-patuk di tanah untuk mencari kerikil kecil." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "patuk" memiliki relevansi yang signifikan dalam kebudayaan Indonesia. Misalnya, dalam tradisi perburuan di Indonesia, burung merpati digunakan untuk mencari makanan dengan cara patuk-patuk di tanah. Selain itu, kata "patuk" juga digunakan dalam konteks olahraga, seperti sepak bola, di mana pemain dapat menggunakan patuk bola untuk mencapai sasaran. Dalam kesimpulan, kata "patuk" memiliki makna yang kompleks dan unik dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami konteks dan penggunaan kata "patuk", kita dapat lebih baik memahami kebudayaan dan tradisi Indonesia.