Arti Kata "pedar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pedar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pedar

pe·dar a 1 getir; 2 tengik (tt rasa dan bau): minyak kepala itu sudah --; 3 ki kesal hati: -- hati, kesal hati;
ke·pe·dar·an n kekesalan hati: pd bibirnya tergambar kepahitan hidup dan ~ hati

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pedar"

📝 Contoh Penggunaan kata "pedar" dalam Kalimat

1.Rasa minyak kepala itu sudah pedar dan tidak enak dihidangkan.
2.Kesal hati memenuhi pikiran dan membuat hidup terasa pedar.
3.Pesan bahagia tidak bisa menutupi pedaran hati yang sedang kacau.
4.Dalam puisi tersebut, pedaran hati yang dialami pelaku sangat mendalam.
5.Pendidikan moral harus dilakukan untuk menghindari pedaran hati yang berlebihan.

📚 Artikel terkait kata "pedar"

Mengenal Kata 'pedar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pedar" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata pedar memiliki makna yang unik dan kaya. Pada dasarnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan rasa atau bau yang tidak enak, seperti minyak kepala yang sudah pedar. Namun, makna yang lebih dalam dan kompleks dari kata ini adalah menggambarkan perasaan kesal hati atau kekecewaan. Dalam sejarah, kata pedar digunakan sebagai istilah dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Dalam masyarakat tradisional, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang kesal atau kecewa dengan keadaan hidupnya. Misalnya, seseorang yang telah mengalami kehilangan atau kegagalan dalam usahanya mungkin akan merasa pedar dan kecewa dengan nasibnya.

Namun, kata pedar juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif dan inspiratif. Dalam situasi yang sulit, kata ini dapat menjadi motivasi untuk berjuang dan tidak menyerah. Sebagai contoh, seseorang yang telah mengalami kesulitan dalam karirnya namun tidak menyerah dan terus berjuang dapat mengatakan bahwa mereka merasa pedar dengan kesulitan yang dihadapi, namun mereka tidak akan menyerah dan terus maju.

Contoh Penggunaan Kata "pedar" dalam Kalimat

- "Saya merasa pedar dengan keadaan hidupku sekarang, namun saya tidak menyerah dan terus berjuang." - "Minyak kepala saya sudah pedar, saya harus segera mencuci rambut saya." - "Saya merasa pedar dengan kegagalan saya dalam usaha saya, namun saya tidak akan menyerah dan terus mencoba."

Kata "pedar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata pedar memiliki relevansi yang luas dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam situasi yang sulit, kata ini dapat menjadi motivasi untuk berjuang dan tidak menyerah. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif dan inspiratif, seperti menggambarkan perasaan kesal hati yang bermanfaat untuk berubah dan menjadi lebih baik.