Arti Kata "pejam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pejam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pejam

pe·jam v tertutup (tt mata); tidak terbuka: matanya --;
me·me·jam·kan v menutup (mata): ia ~ mata;
ter·pe·jam v tertutup (matanya): mata tukang sulap ~ ketika melempar dan menangkap bola

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pejam"

📝 Contoh Penggunaan kata "pejam" dalam Kalimat

1.Ibu meminta anaknya untuk pejam mata sebelum tidur.
2.Anak kecil sulit untuk pejam mata karena terlalu penasaran dengan lingkungan sekitar.
3.Dalam teknik ilmu bela diri, pejam mata digunakan untuk menghindari serangan lawan.
4.Tukang sulap meminta audiens untuk pejam mata sebelum melakukan truk truk.
5.Dalam kondisi stres, pejam mata dapat membantu mengurangi tekanan emosi.

📚 Artikel terkait kata "pejam"

Mengenal Kata 'pejam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pejam" - Kunci Kedalaman Pengetahuan Bahasa

Kata "pejam" memiliki makna yang sangat spesifik dalam Bahasa Indonesia. Secara umum, pejam berarti menutup atau tertutup, khususnya mata. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini telah digunakan sejak lama sebagai cara untuk menggambarkan keadaan mata yang tertutup atau tidak terbuka. Dalam budaya Indonesia, pejam juga sering digunakan dalam konteks kegiatan spiritual dan ritual. Pejam dalam kehidupan sehari-hari sangat relevan, terutama dalam situasi-situasi tertentu. Contohnya, saat kita ingin tidur, kita harus pejam mata untuk menghilangkan kecemasan atau kepenatan. Atau, saat kita melihat sesuatu yang menakutkan, kita mungkin pejam mata untuk menghindari kesan atau trauma. Selain itu, dalam kegiatan tertentu seperti sulap, pejam mata juga sangat penting untuk meningkatkan keahlian dan kepercayaan diri. Dalam budaya Indonesia modern, pejam mata juga memiliki makna yang lebih dalam. Misalnya, saat kita ingin fokus pada tujuan atau cita-cita, kita harus pejam mata terhadap hal-hal yang tidak penting. Atau, saat kita ingin mencapai kesuksesan, kita harus pejam mata terhadap rintangan dan tantangan. Dengan demikian, kita dapat mencapai tujuan dan cita-cita kita dengan lebih efektif dan efisien.