Arti Kata "pekah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pekah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pekah

pe·kah ? nafkah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pekah"

📝 Contoh Penggunaan kata "pekah" dalam Kalimat

1.Pemuda tersebut harus menafkahi keluarganya setelah menikah.
2.Saya berharap dapat menafkahi keluarga saya dengan baik dalam beberapa tahun mendatang.
3.Karena keterbatasan pendapatan, mereka berdua harus berusaha menafkahi diri sendiri.
4.Kepada masyarakat kecil, nafkah adalah hak yang tidak dapat diabaikan.
5.Dalam masyarakat, nafkah yang mencukupi adalah kunci kebahagiaan yang sebenarnya.

📚 Artikel terkait kata "pekah"

Mengenal Kata 'pekah' - Inspirasi dan Motivasi

Pekah: Pengertian dan Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pekah adalah kata yang memiliki makna umum sebagai **nafkah**, yaitu sumber pendapatan atau penghasilan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dalam konteks historis, pekah seringkali diasosiasikan dengan konsep **izin berkerajaan** atau hak untuk berkuasa dan memerintah. Dalam masyarakat tradisional, pekah juga dapat berarti **hak untuk memerintah** atau **hak untuk memiliki kekuasaan**. Dalam kehidupan sehari-hari, pekah seringkali digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ia memiliki pekah yang cukup untuk membeli rumah baru" atau "Perusahaan tersebut memiliki pekah yang stabil, sehingga dapat mempertahankan karyawan." Contoh lain adalah "Pengusaha tersebut memiliki pekah yang besar, sehingga dapat membangun bisnis kecil menjadi besar." Pekah juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ekonomi, pekah dapat berarti sumber pendapatan yang stabil dan dapat dipercaya. Dalam konteks sosial, pekah dapat berarti hak untuk memiliki kekuasaan dan memerintah, tetapi juga dapat berarti tanggung jawab untuk menggunakan kekuasaan tersebut dengan bijak.