Arti Kata "pelalah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelalah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelalah

pe·la·lah n pelahap; orang yg rakus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelalah"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelalah" dalam Kalimat

1.Orang tuaku selalu mengatakan bahwa aku harus tidak menjadi pelalah makanan di meja.
2.Di sekolah, guru mengatakan bahwa pelalah adalah orang yang tidak dapat menikmati sesuatu dengan baik.
3.Sebagai budayawan, aku ingin menggambarkan kehidupan suatu masyarakat yang dipimpin oleh pelalah yang tidak peduli dengan kelestarian alam.
4.Saya merasa sangat kesal dengan teman saya yang menjadi pelalah dan tidak dapat menyelesaikan tugasnya.
5.Dia menjadi pelalah dalam berbelanja, sehingga selalu menghabiskan semua uangnya dalam waktu singkat.

📚 Artikel terkait kata "pelalah"

Mengenal Kata 'pelalah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pelalah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pelalah" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat rakus atau gemar makan. Namun, pada dasarnya, kata ini memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks. Sejarah kata "pelalah" sendiri berasal dari bahasa Sanskerta, yang kemudian berkembang menjadi bahasa Indonesia melalui proses perubahan fonetik dan morfologis.

Definisi dan Makna

Dalam konteks sosial, kata "pelalah" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat ambisius dan ingin memperoleh keuntungan atau kekayaan dengan cara apapun. Mereka sering kali tidak memperhatikan dampak negatif dari tindakan mereka, sehingga dapat menimbulkan masalah bagi diri sendiri dan orang lain.

Contoh Penggunaan

Contoh penggunaan kata "pelalah" dapat dilihat dalam kalimat berikut: * Ia adalah seorang pelalah yang tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki. * Dia selalu mencari kesempatan untuk memperoleh keuntungan dengan cara yang tidak etis. * Ia adalah contoh pelalah yang tidak peduli dengan konsekuensi dari tindakannya.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "pelalah" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks bisnis dan ekonomi. Orang yang memiliki sifat rakus dan ingin memperoleh keuntungan dengan cara apapun dapat memiliki dampak negatif bagi diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki etika dan moral yang baik dalam melakukan kegiatan bisnis dan ekonomi.