Arti Kata "pelan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelan

pe·lan a bergerak dsb dng perlahan-lahan; lambat;
pe·lan-pe·lan v 1 cak perlahan-lahan; lambat-lambat: ia berjalan ~ menuju ke jembatan itu; 2 tidak keras (tt suara, pukulan, dsb): kubisikkan namanya ~ dan dia membuka matanya;
me·me·lan·kan v memperlambat gerak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelan"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelan" dalam Kalimat

1.Saya mengayuh sepeda pelan melintasi jembatan itu untuk menikmati pemandangan.
2.Karena hujan deras, mobil bergerak pelan di jalan raya untuk menghindari terjebak dalam kemacetan.
3.Dia berjalan pelan ke arah pintu masuk sekolah sambil memeriksa buku catatan.
4.Saya meminta guru pelan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang konsep tersebut.
5.Dalam permainan, kuda berlari pelan mengejar kuda lainnya dengan gigih.

📚 Artikel terkait kata "pelan"

Mengenal Kata 'pelan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pelan" memiliki makna yang sangat penting dalam Bahasa Indonesia. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "pelan" memiliki arti bergerak dengan perlahan-lahan atau lambat. Dalam konteks sejarah, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kebiasaan berbicara atau bergerak orang-orang di masa lalu, yang cenderung lebih lambat daripada kebiasaan kita sekarang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pelan" sangat relevan. Ketika kita sedang berjalan menuju ke jembatan, kita perlu berlalu lintas dengan **pelan** untuk menghindari kemungkinan kecelakaan. Hal ini juga berlaku saat kita sedang berbicara dengan orang lain, kita perlu berbicara **pelan** agar tidak terdengar keras dan mengganggu orang lain. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "pelan" dalam kalimat yang alami: * Ia berjalan **pelan** menuju ke jembatan itu karena tidak ingin terlambat. * Suara kubisikkan namanya **pelan** dan dia membuka matanya. * Kita harus berlalu lintas dengan **pelan** saat melewati jalan berbatu. Kata "pelan" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kita seringkali diingatkan untuk berlaku **pelan** dan sabar dalam menghadapi situasi sulit. Hal ini karena kita tahu bahwa setiap keputusan atau tindakan yang kita lakukan akan memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan kita dan orang-orang di sekitar kita. Oleh karena itu, kita perlu berlatih berlaku **pelan** dan sabar dalam menghadapi setiap tantangan yang datang.