Arti Kata "pemeo" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pemeo" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pemeo

pe·meo /peméo/ n 1 ejekan (olok-olok, sindiran) yg menjadi buah mulut orang; 2 perkataan yg lucu (untuk menyindir dsb), msl “undang-undang hanya berlaku untuk rakyat kecil”

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pemeo"

📝 Contoh Penggunaan kata "pemeo" dalam Kalimat

1.pemeo dari komentar yang dibiarkan di blog membuat saya tersinggung.
2.Pemerintah harus berhati-hati agar pemeo dari kritik tidak meluap menjadi protes massal.
3.Saya rasa, pemeo dari kritik negatif itu sebenarnya adalah kesempatan untuk membenahi diri.
4.Dalam budaya kita, pemeo seringkali diucapkan tanpa peduli pada dampaknya.
5.Di media sosial, pemeo seringkali menyebar dengan cepat dan sulit diatasi.

📚 Artikel terkait kata "pemeo"

Mengenal Kata 'pemeo' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pemeo" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pemeo" merupakan sebuah istilah yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks resmi, pemeo diartikan sebagai ejekan atau sindiran yang menjadi buah mulut orang. Hal ini menunjukkan bahwa kata pemeo seringkali digunakan untuk menyindir atau mengkritik seseorang atau sesuatu. Pemeo juga dapat diartikan sebagai perkataan yang lucu, sering digunakan untuk menyindir atau menghibur. Misalnya, "undang-undang hanya berlaku untuk rakyat kecil" adalah contoh pemeo yang sering digunakan untuk mengkritik sistem hukum yang tidak adil. Dalam konteks ini, pemeo digunakan untuk menggambarkan ketidakadilan yang terjadi dalam masyarakat. Contoh-contoh pemeo lainnya dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, "gaji yang rendah, tapi biaya hidup yang tinggi" adalah contoh pemeo yang sering digunakan untuk mengkritik kondisi ekonomi yang tidak adil. Dalam konteks ini, pemeo digunakan untuk menggambarkan kesulitan yang dialami oleh masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, pemeo seringkali digunakan sebagai cara untuk menyindir atau mengkritik seseorang atau sesuatu. Namun, perlu diingat bahwa pemeo dapat memiliki dampak negatif jika digunakan dengan tidak tepat. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan pemeo dengan bijak dan tidak menyebabkan kerusakan pada orang lain. Dalam kesimpulan, kata pemeo merupakan istilah yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Pemeo dapat diartikan sebagai ejekan atau sindiran yang menjadi buah mulut orang, atau perkataan yang lucu untuk menyindir atau menghibur. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan pemeo dengan bijak dan tidak menyebabkan kerusakan pada orang lain.