Arti Kata "bekap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bekap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bekap

be·kap v, mem·be·kap v menutup rapat-rapat; menyumbat mulut dng tangan secara paksa: penjahat itu - mulut korbannya agar tidak dapat berteriak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bekap"

📝 Contoh Penggunaan kata "bekap" dalam Kalimat

1.Pengadilan memutuskan untuk membe·kap rapat guna membahas kasus rahasia.
2.Saat melihat iklan film horror, anak kecil itu ingin membe·kap telinganya agar tidak bisa mendengar suara-suara menakutkan.
3.Dalam situasi darurat, petugas keamanan harus membe·kap jalan masuk ke gedung untuk mencegah warga masuk.
4.Pada masa kolonial, pemerintah Belanda membe·kap gerakan perlawanan rakyat melalui kebijakan keras.
5.Istri yang sedang berkonflik dengan suaminya memutuskan untuk membe·kap suara-suara yang menyinggung dengan menutup mulutnya.

📚 Artikel terkait kata "bekap"

Mengenal Kata 'bekap' - Inspirasi dan Motivasi

Bekap: Mengenal Makna dan Konteksnya

Bekap adalah kata yang memiliki makna umum sebagai tindakan memenuhi atau menutup sesuatu, terutama mulut, dengan tujuan untuk mencegah orang berbicara atau berteriak. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan dalam situasi-situasi yang berat, seperti penindasan atau kekerasan. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kata bekap lebih sering digunakan dalam bentuk lelucon atau permainan kata. Dalam kalimat, kata bekap dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ibu meminta adiknya untuk tidak bekap mulutnya saat berbicara," atau "Polisi harus berhati-hati saat bekap pelaku kejahatan agar tidak melarikan diri." Contoh lain, "Ketika aku mencoba menolak makanan yang tidak disukai, ibuku bekap mulutku dengan tangan." Kata bekap juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kebudayaan Indonesia. Di beberapa daerah, kata bekap digunakan sebagai bentuk lelucon atau permainan kata, seperti dalam konteks bekap mulut dengan tangan atau bekap perut dengan makanan. Dalam budaya modern, kata bekap juga digunakan dalam konteks kesadaran akan pentingnya berbicara dengan sopan dan menghargai hak pribadi orang lain.