Arti Kata "penumpil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "penumpil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

penumpil

pe.num.pil Nomina (kata benda) penunjang; penyangga; penyokong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "penumpil"

📝 Contoh Penggunaan kata "penumpil" dalam Kalimat

1.penumpil tiang pancang sangat penting dalam konstruksi bangunan tinggi.
2.Dalam proses pembelajaran, siswa membutuhkan penumpil yang mendukung agar tidak terjatuh.
3.Di tempat kerja, penumpil crane membantu memindahkan bahan baku ke atas.
4.Rangkaian kata-kata dalam syair tersebut berfungsi sebagai penumpil makna yang lebih dalam.
5.penumpil sistem keamanan yang efektif harus diperkuat oleh teknologi canggih.

📚 Artikel terkait kata "penumpil"

Mengenal Kata 'penumpil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "penumpil" - Menjadi Penyangga Hidup

Kata "penumpil" seringkali digunakan dalam konteks sosial dan budaya kita. Dalam arti resmi, kata ini berarti "**penunjang**; **penyangga**; **penyokong**". Makna ini menunjukkan bahwa **penumpil** adalah seseorang atau sesuatu yang memberikan dukungan dan perlindungan kepada orang lain. Dalam sejarah, konsep **penumpil** telah ada sejak zaman kuno, ketika komunitas berusaha untuk menopang dan melindungi satu sama lain. Dalam kehidupan sehari-hari, **penumpil** dapat berbentuk individu, keluarga, atau bahkan komunitas yang bekerja sama untuk mendukung kebutuhan satu sama lain. Misalnya, "**penumpil**" dapat menjadi istilah untuk menggambarkan seorang suami yang mendukung istrinya dalam mencari nafkah, atau seorang teman yang selalu ada untuk membantu dalam kebutuhan darurat. **Penumpil** juga dapat berbentuk organisasi atau lembaga yang memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat. Dalam konteks sosial, **penumpil** dapat berarti seseorang yang menjadi **penyangga** bagi orang lain dalam keadaan sulit. Dalam kehidupan sehari-hari, contoh penggunaan kata **penumpil** adalah: "Ia menjadi **penumpil** bagi adiknya yang sedang mengalami kesulitan." Atau, "Komunitas kami sangat **penumpil** terhadap keluarga yang terkena bencana alam." Dalam budaya Indonesia modern, konsep **penumpil** masih sangat relevan. Masyarakat kita masih membutuhkan **penumpil** dalam bentuk apapun, baik itu individu, organisasi, atau lembaga. Oleh karena itu, kita perlu menggalakkan budaya **penumpil** di dalam diri kita, baik itu sebagai individu atau sebagai komunitas. Dengan demikian, kita dapat menjadi **penumpil** yang baik dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.