Arti Kata "per-" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "per-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
per-
6per- prefiks pembentuk verba 1 menjadikan atau membuat menjadi: perindah; perjelas; 2 membagi menjadi: perdua; pertiga; 3 melakukan: perbuat; 4 memanggil atau menganggap: perbudak; pertuan
7per- (pe-, pel-) prefiks pembentuk nomina 1 yg memiliki: persegi; pemalu; 2 yg menghasilkan: pedaging; petelur; 3 yg biasa melakukan (sbg profesi, kegemaran, kebiasaan): pertapa; petinju; pelajar; 4 yg melakukan pekerjaan mengenai diri: peubah; 5 yg dikenai tindakan: pesuruh; petatar; 6 orang yg biasa bekerja di: pelaut; peladang; 7 orang yg gemar: perokok; pendaki gunung
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "per-"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "per-"
📝 Contoh Penggunaan kata "per-" dalam Kalimat
1.Dalam konteks pendidikan, guru harus perjelas konsep matematika kepada siswa agar mereka dapat memahami materi dengan baik.
2.Pemerintah harus melakukan perindahnya infrastruktur jalan di kota agar masyarakat dapat menikmati kemudahan transportasi.
3.Ketika berbicara dengan teman, aku harus perbuat yang benar dan tidak menghina orang lain.
4.Sejarah mengalami perubahan besar pada masa Revolusi Perancis, yang membagi masyarakat menjadi kelas yang berbeda.
5.Pada perbudakan era kolonial, rakyat dikejar-kejar oleh penjajah yang ingin menganggap mereka sebagai budak yang lemah.