Arti Kata "perang sabil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perang sabil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perang sabil

perang yang bertujuan membela agama Islam; perang di jalan Allah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perang sabil"

📝 Contoh Penggunaan kata "perang sabil" dalam Kalimat

1.perang sabil telah berlangsung selama seratus tahun di pedalaman negara tersebut.
2.Pemberontakan perang sabil di daerah tersebut telah menyebabkan banyak korban jiwa.
3.Para pejuang perang sabil telah memenangkan pertempuran besar melawan musuh mereka.
4.Dalam sejarah Islam, perang sabil telah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan agama.
5.Para cendekiawan telah mengkaji perang sabil sebagai contoh perjuangan keadilan.

📚 Artikel terkait kata "perang sabil"

Mengenal Kata 'perang sabil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Perang Sabil" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Perang sabil adalah sebuah istilah yang telah ada sejak zaman dahulu kala, terutama dalam konteks sejarah Islam. Secara harfiah, kata "perang sabil" berarti "perang di jalan Allah" atau "perang yang bertujuan membela agama Islam". Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan perang-perang yang dilancarkan oleh umat Islam untuk melindungi dan memperjuangkan kepentingan agama mereka. Dalam sejarah Islam, perang sabil sering dihubungkan dengan perjuangan para sahabat Nabi Muhammad SAW dan para tabi'in (generasi setelah para sahabat) dalam membela agama dan masyarakat Islam.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Perang sabil merupakan salah satu konsep yang penting dalam sejarah Islam. Dalam sejarah, perang sabil telah dilancarkan untuk melindungi umat Islam dari serangan musuh. Misalnya, Perang Badar adalah salah satu contoh perang sabil yang dilancarkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk melindungi umat Islam dari serangan orang-orang Quraisy. Perang sabil juga telah menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk berjuang dan berkorban demi agama dan masyarakat mereka. Oleh karena itu, perang sabil harus dihayati dan dipahami dengan baik oleh umat Islam.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, konsep perang sabil masih sangat relevan. Banyak orang masih berjuang dan berkorban demi agama dan masyarakat mereka. Perang sabil juga dapat diartikan sebagai perjuangan untuk melindungi kebenaran dan keadilan. Dalam konteks modern, perang sabil dapat diibaratkan sebagai perjuangan untuk melindungi hak-hak asasi manusia dan masyarakat dari kejahatan dan penindasan. Oleh karena itu, perang sabil masih menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk berjuang dan berkorban demi kebenaran dan keadilan.