Arti Kata "perhati" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perhati" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perhati

per·ha·ti, ber·per·ha·ti·an v mempunyai perhatian; menaruh minat;
me·mer·ha·ti·kan v 1 melihat lama dan teliti; mengamati; menilik: Simon ~ segala tingkah laku abangnya; 2 merisaukan; mengindahkan;
per·ha·ti·an n hal memperhatikan; apa yg diperhatikan; minat;
pe·mer·ha·ti n orang yg memperhatikan; peminat; pengamat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perhati"

📝 Contoh Penggunaan kata "perhati" dalam Kalimat

1.Ibu guru berperhatian terhadap kesulitan belajar siswanya.
2.Pengamat alam berperhatian terhadap perubahan cuaca yang terjadi.
3.Seorang dokter berperhatian terhadap kondisi pasien yang sedang sakit.
4.Pengunjung museum berperhatian terhadap patung-patung yang dipamerkan.
5.Kepala sekolah berperhatian terhadap keamanan siswa selama berada di sekolah.

📚 Artikel terkait kata "perhati"

Mengenal Kata 'perhati' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "perhati" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "perhati" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia, baik dalam arti verbal maupun nominal. Dalam arti resmi, "perhati" berarti mempunyai perhatian, menaruh minat, atau melekatkan perhatian pada sesuatu. Dalam sejarah, kata ini telah digunakan untuk menjelaskan perilaku seseorang yang memperhatikan atau mengamati sesuatu dengan teliti. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menaruh perhatian pada kebutuhan orang lain.

Contoh penggunaan kata "perhati" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Saya akan memperhatikan kamu saat kamu perlu bantuan." "Dia memperhatikan segala tingkah laku abangnya dengan sangat teliti." "Saya sangat memperhatikan rencana bisnis baru ini." Dalam contoh-contoh di atas, kata "perhati" digunakan untuk menjelaskan perilaku seseorang yang memperhatikan atau mengamati sesuatu dengan teliti.

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "perhati" sangat relevan dalam membantu kita memahami perilaku orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks sosial, seperti dalam kalimat "Saya sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat di daerah tersebut." Dalam contoh ini, kata "perhati" digunakan untuk menjelaskan perilaku seseorang yang menaruh perhatian pada kebutuhan orang lain. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memperhatikan orang lain dan menaruh perhatian pada kebutuhan mereka.