Arti Kata "perhati" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perhati" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
perhati
per·ha·ti, ber·per·ha·ti·an v mempunyai perhatian; menaruh minat;
me·mer·ha·ti·kan v 1 melihat lama dan teliti; mengamati; menilik: Simon ~ segala tingkah laku abangnya; 2 merisaukan; mengindahkan;
per·ha·ti·an n hal memperhatikan; apa yg diperhatikan; minat;
pe·mer·ha·ti n orang yg memperhatikan; peminat; pengamat
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perhati"
📝 Contoh Penggunaan kata "perhati" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "perhati"
Mengenal Kata 'perhati' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "perhati" - Inspirasi dan Motivasi
Kata "perhati" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia, baik dalam arti verbal maupun nominal. Dalam arti resmi, "perhati" berarti mempunyai perhatian, menaruh minat, atau melekatkan perhatian pada sesuatu. Dalam sejarah, kata ini telah digunakan untuk menjelaskan perilaku seseorang yang memperhatikan atau mengamati sesuatu dengan teliti. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menaruh perhatian pada kebutuhan orang lain.
Contoh penggunaan kata "perhati" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Saya akan memperhatikan kamu saat kamu perlu bantuan." "Dia memperhatikan segala tingkah laku abangnya dengan sangat teliti." "Saya sangat memperhatikan rencana bisnis baru ini." Dalam contoh-contoh di atas, kata "perhati" digunakan untuk menjelaskan perilaku seseorang yang memperhatikan atau mengamati sesuatu dengan teliti.
Dalam kehidupan sehari-hari, kata "perhati" sangat relevan dalam membantu kita memahami perilaku orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks sosial, seperti dalam kalimat "Saya sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat di daerah tersebut." Dalam contoh ini, kata "perhati" digunakan untuk menjelaskan perilaku seseorang yang menaruh perhatian pada kebutuhan orang lain. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memperhatikan orang lain dan menaruh perhatian pada kebutuhan mereka.