Arti Kata "pis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pis

1pis n (se)gulungan: hartawan itu menyerahkan sumbangan lima puluh -- kain seprei

2pis v kp pipis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pis"

📝 Contoh Penggunaan kata "pis" dalam Kalimat

1.Dia menyerahkan sumbangan kain seprei berupa lima gulungan pis yang sangat indah.
2.Pada saat itu, aku harus menggosok gigi dengan pis untuk menghilangkan minyak yang berlebihan.
3.Saat menggambar, aku menggunakan pis warna hijau untuk menambahkan detail pada daun pohon.
4.Dalam proses pembuatan kerajinan tangan, aku menggunakan pis untuk memotong kertas yang tipis.
5.Dia mengatakan bahwa dia tidak bisa menghadapi kehidupan tanpa pis untuk menggosok gigi setiap pagi.

📚 Artikel terkait kata "pis"

Mengenal Kata 'pis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pis" dalam Bahasa Indonesia

Kata "pis" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang unik dan menarik. Secara umum, kata ini mengacu pada gulungan kain atau barang yang dijual dalam jumlah tertentu. Sebagai contoh, jika seseorang memberikan sumbangan lima puluh gulungan kain, maka dapat dikatakan bahwa mereka memberikan sumbangan lima puluh **pis** kain. Berdirinya kata "pis" juga memiliki kaitan dengan sejarah dan tradisi di Indonesia. Dalam zaman dahulu, sistem penjualan dan pembelian barang-barang seperti kain atau pakaian seringkali menggunakan satuan **pis** sebagai acuan. Hal ini menunjukkan bahwa kata "pis" memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Contoh Penggunaan Kata "Pis" dalam Kalimat

* Ibu membeli kain seprei berwarna merah untuk dijadikan kasur anaknya, dan ia meminta penjual untuk memberikan selembar warna hitam sebagai **pis**. * Ayah membagikan sumbangan kepada saudara-saudaranya, termasuk lima puluh gulungan kain yang merupakan **pis** untuk setiap keluarga. * Istri membeli **pis** kain katun untuk dijadikan seprei di rumahnya, dan ia memilih warna yang cerah dan menarik. Kata "pis" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam tradisi dan kebiasaan masyarakat Indonesia. Dalam beberapa daerah, kata ini masih digunakan sebagai satuan untuk mengukur barang-barang yang dijual dan dibeli.