Arti Kata "pertuturan perlokusioner" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pertuturan perlokusioner" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pertuturan perlokusioner

per.tu.tur.an perlokusioner Istilah linguistik perbuatan yang dilakukan dengan mengujarkan sesuatu dengan maksud membuat orang lain percaya apa yang dikatakan sehingga mendorongnya untuk berbuat sesuatu dan sebagainya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pertuturan perlokusioner"

📝 Contoh Penggunaan kata "pertuturan perlokusioner" dalam Kalimat

1.Dalam konflik, pertuturan persuasif sering digunakan untuk memenangkan hati lawan.
2.Sebagai seorang guru, dia menggunakan pertuturan persuasif untuk membuat siswa memahami pentingnya mengikuti aturan sekolah.
3.Dia menggunakan pertuturan perlokusioner untuk meyakinkan rekan kerjanya bahwa proyek tersebut sangat penting.
4.Dalam sastra, pertuturan persuasif digunakan oleh tokoh untuk mengubah pikiran lawan dan mencapai tujuan.
5.Pertuturan persuasif sering digunakan dalam kampanye politik untuk memenangkan dukungan dari warga.

📚 Artikel terkait kata "pertuturan perlokusioner"

Mengenal Kata 'pertuturan perlokusioner' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pertuturan perlokusioner" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pertuturan perlokusioner" berasal dari bahasa Belanda, yaitu "perlocutioner", yang kemudian diadaptasi dalam bahasa Indonesia. Istilah ini memiliki makna umum sebagai perbuatan yang dilakukan dengan mengujarkan sesuatu dengan maksud membuat orang lain percaya apa yang dikatakan sehingga mendorongnya untuk berbuat sesuatu dan sebagainya. Dalam konteks sosial dan historis, kata ini pertama kali digunakan dalam bidang linguistik pada abad ke-19 untuk menjelaskan bagaimana bahasa dapat mempengaruhi perilaku dan pikiran seseorang. Pertuturan perlokusioner dapat dilihat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika seseorang mengatakan "Anda harus menyelesaikan tugas ini sebelum akhir pekan", maka itu adalah contoh pertuturan perlokusioner. Atau, ketika seseorang mengatakan "Kamu harus lebih berani dalam berbicara di depan umum", maka itu juga adalah contoh pertuturan perlokusioner. Dalam keduanya, kata-kata tersebut digunakan untuk mendorong orang lain untuk berbuat sesuatu. Pertuturan perlokusioner memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Di dalam komunikasi, pertuturan perlokusioner dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi dan percaya diri seseorang. Dengan menggunakan kata-kata yang tepat dan efektif, kita dapat mendorong orang lain untuk mencapai tujuan dan aspirasinya. Dalam konteks budaya, pertuturan perlokusioner dapat digunakan untuk mempromosikan nilai-nilai positif dan menghilangkan stigma negatif.