Arti Kata "pesai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pesai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pesai

pe·sai adv, ber·pe·sai-pe·sai adv terlepas dan bercerai-cerai (tt barang yg seharusnya melekat atau bercampur menjadi satu); bercerai-cerai (tt pasukan dsb); berantakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pesai"

📝 Contoh Penggunaan kata "pesai" dalam Kalimat

1.Barang-barang di pasar terlihat berpe·sai-pe·sai dan berantakan pada pagi hari.
2.Setelah kecelakaan, mobil itu berpe·sai-pe·sai dan tidak bisa dikendarai lagi.
3.Pasukan musuh berpe·sai-pe·sai dan mundur dalam perang.
4.Tasnya berpe·sai-pe·sai, begitu dia membuka kantongnya.
5.Setelah dirobek, selimut itu berpe·sai-pe·sai dan tidak bisa digunakan lagi.

📚 Artikel terkait kata "pesai"

Mengenal Kata 'pesai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pesai" dalam Bahasa Indonesia

Kata pesai dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang unik dan menarik. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan suatu benda yang terlepas dan bercerai-cerai dari tempat atau posisinya semula. Makna ini juga dapat diterapkan pada situasi di mana pasukan atau kelompok orang terpecah dan tidak lagi bersatu. Sejarah kata pesai sendiri tidak terlalu jelas, namun dapat ditebak bahwa penggunaannya telah ada sejak lama. Mungkin karena makna kata ini yang menggambarkan kondisi yang tidak terorganisir dan berantakan, maka kata pesai sering digunakan dalam konteks yang melibatkan kekacauan atau kebingungan. Contoh penggunaan kata pesai dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut. "Setelah kejadian tsunami, pasukan penyelamatan harus berjuang keras untuk menyatukan dan mengumpulkan benda-benda yang pesai di pinggir pantai." Dalam kalimat ini, kata pesai menggambarkan kondisi benda-benda yang terlepas dan bercerai-cerai setelah terjadi kekacauan alam. Dalam kehidupan sehari-hari, kata pesai juga dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Setelah kecelakaan mobil, mobil tersebut menjadi pesai dan tidak dapat digunakan lagi." Dalam kalimat ini, kata pesai menggambarkan kondisi mobil yang rusak dan tidak dapat dipakai. Dalam budaya Indonesia modern, kata pesai juga memiliki makna yang relevan. Contohnya, dalam konteks politik, kata pesai dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi suatu partai atau kelompok yang terpecah dan tidak lagi bersatu. Dalam contoh ini, kata pesai menggambarkan kondisi yang tidak terorganisir dan berantakan. Dalam keseluruhan, kata pesai adalah kata yang unik dan menarik dalam Bahasa Indonesia. Dengan makna yang kuat dan relevan dalam berbagai konteks, kata pesai dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak terorganisir dan berantakan.