Arti Kata "pocok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pocok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pocok

po·cok, me·mo·cok v 1 memenggal; menebas; 2 ki mengambil;
po·cok·an n 1 hasil tebasan; 2 ki hal mengambil pembagian orang lain

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pocok"

📝 Contoh Penggunaan kata "pocok" dalam Kalimat

1.Seorang petugas keamanan harus memutuskan apakah korban akan dipocok atau tidak.
2.Pembagian sisa makanan diantarkan kepada warga melalui sistem perekrutan yang dilakukan secara acak dengan cara memocok orang yang akan menerima.
3.Penggemar olahraga sepak bola terkadang mencela penjaga gawang lawan dengan cara memocoknya melalui media sosial.
4.Dalam pelajaran sejarah, siswa diajarkan tentang peristiwa pemberontakan dengan cara memocok peta untuk menunjukkan strategi yang digunakan.
5.Kerusuhan di kota besar dapat dipicu oleh berbagai hal, termasuk ketidakadilan distribusi sumber daya yang memangkas perekonomian masyarakat dengan cara memocok kekuasaan.

📚 Artikel terkait kata "pocok"

Mengenal Kata 'pocok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pocok" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata pocok memiliki makna yang kompleks dan beragam dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki dua arti, yaitu memenggal atau menebas, serta mengambil atau membagi. Konteks historis dan sosialnya juga menarik untuk diperhatikan, karena kata pocok sering digunakan dalam konteks pertanian dan peternakan. Dalam praktiknya, kata pocok dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Penggembala tersebut harus pocok kambing yang tidak bisa diselamatkan." atau "Petani harus pocok pohon buah yang sudah tidak layak lagi." Contoh lainnya adalah "Hasil pocok pohon kayu akan digunakan sebagai bahan bangunan." Kata pocok juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan tindakan mengambil atau membagi barang atau harta benda milik orang lain. Misalnya, "Dia dituduh pocok harta temannya tanpa izin." Dalam konteks ini, kata pocok digunakan untuk menggambarkan tindakan yang tidak etis dan melanggar aturan sosial. Dalam keseluruhan, kata pocok memiliki makna yang kompleks dan beragam, serta memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan konteksnya, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih bijak dan efektif dalam berbagai situasi.