Arti Kata "polifagia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "polifagia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

polifagia

po·li·fa·gia n selera makan yg berlebihan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "polifagia"

📝 Contoh Penggunaan kata "polifagia" dalam Kalimat

1.Karena polifagia, pasien tersebut memiliki selera makan yang sangat berlebihan.
2.Di beberapa kasus, polifagia dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.
3.Seorang dokter harus memahami gejala polifagia agar dapat mendiagnosis penyakit yang tepat.
4.polifagia sering kali terkait dengan kondisi mental seperti gangguan makan.
5.Dalam beberapa budaya, polifagia dianggap sebagai tanda kemakmuran dan keberuntungan.

📚 Artikel terkait kata "polifagia"

Mengenal Kata 'polifagia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Polifagia" - Inspirasi untuk Memahami Seleramu

Kata polifagia sering kali tidak kita kenal, padahal maknanya sangat penting dalam membantu kita memahami seleramu makan. Polifagia sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu "poli" yang berarti banyak dan "phagia" yang berarti makan. Dalam konteks ini, polifagia merujuk pada seleramu makan yang berlebihan atau tidak terkendali. Dalam sejarahnya, polifagia sering kali disebut sebagai penyebab utama dari berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, diabetes, dan gangguan pencernaan lainnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengenali seleramu makan agar dapat mengelolanya dengan lebih baik. Dengan demikian, kita dapat menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kualitas hidup. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali merasakan polifagia dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika kita sedang merayakan acara spesial, seperti ulang tahun atau pernikahan, kita mungkin merasakan seleramu makan yang berlebihan karena terlalu banyak makanan yang tersedia. Atau, ketika kita sedang merasa bosan atau sedih, kita mungkin lebih cenderung untuk makan karena mencari penyelesaian emosi. Dalam kedua situasi tersebut, polifagia dapat menjadi penyebab utama dari berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyadari seleramu makan dan mengelolanya dengan lebih baik agar dapat menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kualitas hidup. Dalam budaya Indonesia modern, polifagia sering kali dianggap sebagai kebiasaan yang tidak baik, tetapi pada kenyataannya, polifagia dapat menjadi kebiasaan yang sangat bermanfaat jika dilakukan dengan bijak. Dengan menyadari seleramu makan dan mengelolanya dengan lebih baik, kita dapat meningkatkan kualitas hidup dan menjaga kesehatan tubuh. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengenali polifagia agar dapat mengelolanya dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup.