Arti Kata "portir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "portir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

portir

por·tir n penjaga pintu (di pabrik, stasiun kereta api, kantor, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "portir"

📝 Contoh Penggunaan kata "portir" dalam Kalimat

1.Pada hari pertama di kantor baru, saya bertemu dengan portir yang ramah dan baik hati.
2.Di stasiun kereta api, portir bertugas membantu penumpang mencari tujuan mereka dengan peta stasiun.
3.Saya pernah memiliki teman yang bekerja sebagai portir di sebuah pabrik besar di Jakarta.
4.Selama kunjungan wisata ke museum, portir yang melayani kami sangat ramah dan membantu kami dengan informasi.
5.Sebagai seorang guru, saya meminta portir untuk memberitahu saya tentang adanya tamu istimewa di sekolah.

📚 Artikel terkait kata "portir"

Mengenal Kata 'portir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Portir" - Penjaga Pintu yang Selalu Siap

Kata "portir" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bertugas sebagai penjaga pintu, biasanya di tempat-tempat umum seperti pabrik, stasiun kereta api, atau kantor. Namun, apa sebenarnya makna umum dan konteks historis/sosial dari kata ini? Kata portir berasal dari bahasa Belanda, yaitu "portier", yang berarti "penjaga pintu". Dalam konteks sejarah, kata ini telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda di Indonesia. Pada saat itu, portir adalah orang yang bertugas sebagai penjaga pintu dan melakukan tugas-tugas lainnya seperti mengatur lalu lintas dan mengawasi keamanan di sekitar tempat-tempat umum. Dalam kehidupan sehari-hari, kata portir masih digunakan dengan makna yang sama. Berikut beberapa contoh penggunaan kata portir dalam kalimat yang alami: - "Siapa yang bertanggung jawab untuk membuka pintu gerbang ini? Portir baru saja saya temui." - "Saya harus menghadap portir untuk meminta izin masuk ke ruangan tertutup." - "Portir di stasiun kereta api sangat ramah dan membantu saya mencari kereta yang tepat." Kata portir juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, profesi portir telah mengalami perubahan dan berkembang menjadi lebih profesional. Banyak portir yang tidak hanya bertugas sebagai penjaga pintu, tetapi juga melakukan tugas-tugas lainnya seperti mengantar dan mengatur keamanan. Dalam kesimpulan, kata portir memiliki makna yang jelas dan telah digunakan dalam kehidupan sehari-hari selama bertahun-tahun. Dengan memahami makna dan konteks historis/sosial kata ini, kita dapat lebih menghargai peran portir dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di tempat-tempat umum.