Arti Kata "poundal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "poundal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

poundal

po·un·dal n Fis satuan daya dl sistem absolut Inggris yg sama dng 0,13825 newton

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "poundal"

📝 Contoh Penggunaan kata "poundal" dalam Kalimat

1.Dalam sistem pengukuran Inggris, 1 poundal adalah sama dengan 0,13825 newton.
2.Seorang ilmuwan menggunakan poundal untuk mengukur gaya yang bekerja pada partikel.
3.Pendapatan harian seorang pekerja tidak boleh kurang dari 1 poundal per jam.
4.Dalam konteks sains, poundal digunakan sebagai satuan untuk mengukur daya yang bekerja pada suatu benda.
5.Seorang mahasiswa fisika sedang belajar tentang poundal dan cara menggunakannya dalam perhitungan gaya.

📚 Artikel terkait kata "poundal"

Mengenal Kata 'poundal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Poundal": Pengertian dan Penggunaan dalam Fisika

Kata "poundal" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, tapi sebenarnya memiliki makna yang menarik dalam bidang fisika. Dalam arti resmi, poundal adalah satuan daya dalam sistem absolut Inggris yang sama dengan 0,13825 newton. Namun, apakah kita sudah pernah mendengar tentang kata ini sebelumnya?

Sejarahnya, kata "poundal" berasal dari bahasa Inggris, yang merupakan kombinasi dari dua kata: "pound" yang berarti pon dan "al" yang merupakan sufiks untuk menunjukkan satuan. Dalam konteks ini, poundal digunakan untuk mengukur gaya yang diberikan oleh berat suatu benda, seperti bantalan atau gesekan. Dalam aplikasinya, poundal digunakan dalam berbagai bidang, seperti teknik, fisika, dan ilmu pengetahuan.

Bagaimana kata "poundal" digunakan dalam kalimat yang alami? Misalkan, kita ingin menghitung gaya yang diberikan oleh bantalan pada sebuah mobil. Dalam kasus ini, kita dapat menggunakan poundal untuk mengukur gaya tersebut. Contoh kalimatnya adalah: "Gaya bantalan pada mobil adalah 10 poundal." Atau, kita juga bisa menggunakan kalimat lain, seperti: "Bantalan pada sepatu ini menawarkan gaya sebesar 5 poundal." Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa poundal memang memiliki penggunaan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam budaya Indonesia modern, poundal mungkin tidak terlalu dikenal, tapi konsepnya masih relevan dalam beberapa bidang. Misalkan, dalam bidang teknik, poundal digunakan untuk mengukur gaya yang diberikan oleh mesin atau sistem. Dalam aplikasinya, poundal dapat membantu kita dalam menghitung gaya yang diberikan oleh sebuah benda atau sistem. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa poundal masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, meskipun tidak terlalu dikenal.