Arti Kata "prawacana" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "prawacana" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

prawacana

pra·wa·ca·na n kata pendahuluan; prakata

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "prawacana"

📝 Contoh Penggunaan kata "prawacana" dalam Kalimat

1.Penerbit menambahkan bagian pra-wacana dalam buku untuk memperkenalkan penulis.
2.Pengarang harus menulis pra-wacana yang menarik untuk menarik perhatian pembaca.
3.Dalam buku pelajaran, pra-wacana biasanya berisi informasi tentang sumber dan referensi.
4.Pra-wacana novel sering kali berisi ringkasan cerita agar pembaca bisa memahami alur cerita.
5.Pengajar di sekolah menuliskan pra-wacana dalam buletin sekolah untuk memperkenalkan acara yang akan diadakan.

📚 Artikel terkait kata "prawacana"

Mengenal Kata 'prawacana' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Prawacana" - Inspirasi dan Motivasi

Prawacana adalah kata yang sering digunakan dalam konteks keagamaan, tetapi memiliki makna yang lebih luas dan mendalam. Dalam bahasa Indonesia, kata "prawacana" memiliki arti sebagai kata pendahuluan atau prakata, yang biasanya digunakan untuk memperkenalkan sebuah buku, artikel, atau pidato. Namun, dalam konteks kebudayaan dan sejarah, kata prawacana memiliki makna yang lebih khusus.

Pengertian Prawacana dalam Konteks Sejarah

Prawacana berasal dari kata "wacana", yang berarti percakapan atau diskusi. Dalam sejarah, kata prawacana digunakan untuk menggambarkan proses diskusi dan pembahasan antara para ulama dan pemuka agama untuk menentukan keputusan dan arahan. Prawacana juga digunakan untuk menggambarkan proses pencarian kebenaran dan pengetahuan melalui diskusi dan dialog.

Contoh Penggunaan Kata Prawacana dalam Kalimat

Kata prawacana sering digunakan dalam kalimat sebagai kata pendahuluan atau prakata. Misalnya: "Prawacana ini ditujukan untuk memperkenalkan konsep-konsep baru dalam agama" atau "Prawacana itu digunakan untuk menggambarkan proses diskusi antara para ulama". Kata prawacana juga dapat digunakan dalam kalimat untuk menjelaskan proses pencarian kebenaran dan pengetahuan melalui diskusi dan dialog, seperti: "Mereka melakukan prawacana untuk menentukan keputusan yang tepat".

Relevansi Kata Prawacana dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata prawacana memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebudayaan dan agama. Prawacana digunakan sebagai cara untuk memperkenalkan konsep-konsep baru dan menjelaskan proses pencarian kebenaran dan pengetahuan. Dalam konteks modern, kata prawacana juga digunakan dalam kalimat untuk menjelaskan proses diskusi dan dialog dalam berbagai bidang, seperti bisnis, politik, dan sosial. Dengan demikian, kata prawacana memiliki makna yang lebih luas dan mendalam, yang dapat digunakan dalam berbagai konteks.