Arti Kata "protektorat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "protektorat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

protektorat

pro·tek·to·rat /protéktorat/ n tanah (negara) yg di bawah perlindungan negara lain

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "protektorat"

📝 Contoh Penggunaan kata "protektorat" dalam Kalimat

1.Pemerintah negara A mengumumkan bahwa pulau kecil akan menjadi protektorat negara A untuk jangka waktu tertentu.
2.Kita harus memahami bahwa pengaturan protektorat di daerah timur masih memerlukan perhatian khusus.
3.Dalam sejarah, beberapa negara Eropa pernah memiliki protektorat di beberapa wilayah Afrika.
4.Kita harus mengetahui perbedaan antara protektorat dan koloni dalam sejarah nasional.
5.protektorat yang diberikan oleh negara A kepada negara B diharapkan dapat meningkatkan hubungan diplomatik keduanya.

📚 Artikel terkait kata "protektorat"

Mengenal Kata 'protektorat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Protektorat" - Fungsi Perlindungan yang Strategis

Kata "protektorat" seringkali digunakan dalam konteks historis dan politik untuk menggambarkan hubungan antara dua negara, di mana satu negara memberikan perlindungan kepada negara lain. Makna umum dari kata ini adalah tanah (negara) yang di bawah perlindungan negara lain. Dalam sejarah, banyak negara yang telah menjadi protektorat dari negara lain, seperti Prancis yang pernah menjadi protektorat Belanda. Penggunaan kata protektorat juga dapat ditemukan dalam kalimat yang alami. Contohnya, "Negara A menjadi protektorat dari Negara B dalam rangka meningkatkan keamanan dan stabilitas regional." Atau, "Negara C telah menjalin hubungan protektorat dengan Negara D untuk meningkatkan kerja sama ekonomi." Penggunaan kata ini menunjukkan bahwa protektorat tidak hanya berlaku dalam konteks politik, tetapi juga dapat digunakan dalam kegiatan ekonomi dan keamanan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata protektorat juga dapat diterapkan dalam konteks yang lebih luas. Contohnya, seorang ayah dapat menjadi protektorat bagi anaknya, memberikan perlindungan dan dukungan dalam menghadapi tantangan hidup. Dalam budaya Indonesia modern, konsep protektorat juga dapat diterapkan dalam konteks masyarakat, di mana individu atau kelompok dapat menjadi protektorat bagi yang membutuhkan, seperti orang yang kurang mampu atau perempuan yang mengalami kekerasan domestik.