Arti Kata "pungak-pinguk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pungak-pinguk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pungak-pinguk

pu·ngak-pi·nguk Sd v malu; tidak tahu apa yg harus diperbuat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pungak-pinguk"

📝 Contoh Penggunaan kata "pungak-pinguk" dalam Kalimat

1.Anak itu tampak pungak-pinguk ketika dia salah jawab pertanyaan guru.
2.Ia malu-malu saja dan tidak tahu apa yang harus diperbuat.
3.Bapaknya bilang, "Jangan pungak-pinguk, anakku, cari tahu jawabannya."
4.Di sekolah, anak itu sering kali pungak-pinguk ketika berhadapan dengan teman-temannya.
5.Ia tidak tahu bagaimana cara mengatasi perasaan malunya dan tidak tahu apa yang harus diperbuat.

📚 Artikel terkait kata "pungak-pinguk"

Mengenal Kata 'pungak-pinguk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pungak-pinguk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pungak-pinguk" adalah salah satu istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan perasaan malu atau tidak tahu apa yang harus diperbuat. Istilah ini memiliki latar belakang yang unik, karena sering digunakan dalam konteks budaya Jawa, terutama dalam masyarakat pedesaan. Dalam konteks ini, "pungak-pinguk" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi yang sulit. Penggunaan kata "pungak-pinguk" dapat dilihat dalam berbagai kalimat yang alami. Contohnya, "Saya merasa pungak-pinguk ketika harus memilih antara dua pilihan yang tidak jelas mana yang lebih baik." atau "Saya tidak tahu apa yang harus diperbuat, saya merasa pungak-pinguk dan tidak berani mengambil keputusan." Kata "pungak-pinguk" sering digunakan dalam konteks ini untuk menggambarkan perasaan kebingungan dan ketidakpastian. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pungak-pinguk" masih relevan digunakan, terutama dalam situasi-situasi yang memerlukan keputusan yang cepat. Dalam budaya Indonesia modern, kata "pungak-pinguk" dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam menghadapi perubahan dan ketidakpastian. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan penggunaan kata "pungak-pinguk" dalam konteks yang tepat untuk menghindari kesalahpahaman.