Arti Kata "purik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "purik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

purik

pu·rik v pergi meninggalkan rumah krn marah (biasanya istri yg marah kpd suami): kabarnya istrinya sedang -- , pulang ke rumah orang tuanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "purik"

📝 Contoh Penggunaan kata "purik" dalam Kalimat

1.Orang tua memutuskan untuk membiarkan suaminya purik ke rumah orang tuanya untuk sementara waktu.
2.Ketika istri sedang purik, suaminya tidak tahu harus melakukannya untuk menghiburnya kembali.
3.Pendapat para ahli mengatakan bahwa purik sering kali terjadi karena komunikasi yang kurang efektif dalam suatu keluarga.
4.Istri itu purik ke rumah orang tuanya karena merasa tidak diperhatikan oleh suaminya dalam beberapa waktu terakhir.
5.Kisah cinta tersebut berakhir dengan istri yang purik karena suaminya tidak mau berubah dan menghargai perasaannya.

📚 Artikel terkait kata "purik"

Mengenal Kata 'purik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "purik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "purik" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam konteks perceraian atau konflik dalam rumah tangga. Secara umum, "purik" berarti pergi meninggalkan rumah karena marah, biasanya karena konflik antara suami dan istri. Dalam sejarah Indonesia, kata ini mungkin berkaitan dengan tradisi adat istiadat di masyarakat pedesaan, di mana istri yang marah dapat memilih untuk meninggalkan rumah suaminya dan pulang ke rumah orang tuanya sebagai bentuk protes.

Contoh Penggunaan Kata Purik dalam Kalimat

Contoh penggunaan kata "purik" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Kabarnya istrinya sedang purik, pulang ke rumah orang tuanya karena suaminya yang tidak mau bekerja." Dalam contoh lain, "Istri saya purik ke rumah orang tuanya karena kami tidak sepakat tentang uang saku." Dalam kedua contoh tersebut, kata "purik" digunakan untuk menggambarkan situasi konflik dalam rumah tangga.

Relevansi Kata Purik dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "purik" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks konflik dalam rumah tangga. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan sebagai bentuk kejelasan dalam mengkomunikasikan perasaan marah atau kecewa. Dengan menggunakan kata "purik", seseorang dapat mengungkapkan perasaannya tanpa harus menggunakan kata-kata yang kasar.