Arti Kata "pusara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pusara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pusara

1pu·sa·ra n kubur; pekuburan

2pu·sa·ra Jw n tali (biasanya dl arti kendali, pimpinan): memegang -- negara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pusara"

📝 Contoh Penggunaan kata "pusara" dalam Kalimat

1.Kebun makam kuno di lereng bukit itu merupakan pusara para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan.
2.Seorang arkeolog menemukan pusara yang misterius di tengah hutan, yang kemudian diberi nama situs budaya.
3.Pengunjung makam raja memohon restu kepada arwah yang beristirahat di pusara tersebut.
4.Pengelola taman makam menerapkan aturan untuk menjaga kebersihan dan kehormatan di pusara para leluhur.
5.Di pusara yang terletak di atas bukit, para pengunjung dapat menikmati pemandangan kota yang indah.

📚 Artikel terkait kata "pusara"

Mengenal Kata 'pusara' - Inspirasi dan Motivasi

Pusara: Makna dan Kaitannya dalam Budaya Indonesia

adalah kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia, tetapi maknanya mungkin belum banyak diketahui oleh banyak orang. Secara resmi, **pusara** berarti kubur atau pekuburan, tetapi dalam konteks yang lebih luas, kata ini memiliki makna yang lebih dalam. Pada masa lalu, **pusara** memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Kubur-kubur yang ada pada masa itu sering menjadi tempat pemujaan bagi leluhur, dan di sana, masyarakat akan melakukan ritual-ritual adat untuk menghormati leluhurnya. Dalam beberapa tradisi, **pusara** juga dipercaya sebagai tempat pertemuan antara hidup dan kematian.

Contoh Penggunaan Pusara dalam Kalimat

Penggunaan **pusara** dalam kalimat bisa beragam, seperti dalam kalimat berikut: - Orang tua saya masih pergi ke **pusara** setiap hari untuk melakukan ritual adat. - Saat itu, saya masih belum pernah ke **pusara**, jadi saya tidak tahu apa-apa tentang tradisi adat di sana. - Setelah kematian nenek saya, kami mengadakan upacara di **pusara** untuk menghormatinya.

Relevansi Pusara dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun **pusara** masih dipercaya sebagai tempat pemujaan bagi leluhur, namun dalam kehidupan sehari-hari, tempat ini lebih sering digunakan sebagai tempat pemberhentian akhir bagi manusia. Di Indonesia, **pusara** sering menjadi tempat yang sakral dan dihormati, dan dalam beberapa kesempatan, masyarakat akan melakukan ritual-ritual adat untuk menghormati leluhur di **pusara**.