Arti Kata "lantik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lantik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lantik

1lan·tik v, me·lan·tik v mengangkat (biasanya dng mengucapkan sumpah dl sebuah upacara); meresmikan: gubernur ~ beberapa pejabat daerah;
pe·lan·tik n orang yg melantik;
pe·lan·tik·an n 1 proses, cara, perbuatan melantik; 2 upacara melantik

2lan·tik Mk a 1 bengkok; 2 lentik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lantik"

📝 Contoh Penggunaan kata "lantik" dalam Kalimat

1.Pada hari Jumat, Gubernur baru dilantik dalam upacara resmi di Istana.
2.Ketua DPR mengumumkan bahwa presiden akan melantik Menteri Pendidikan baru minggu depan.
3.Dalam pidatonya, presiden membaca sumpah dan melantik kepala daerah baru dalam upacara yang berlangsung selama satu jam.
4.Sebagai tanda penghargaan, presiden melantik beberapa pejabat senior yang telah menyediakan kontribusi besar dalam pemerintahan.
5.Pada acara perpisahan, ketua departemen membacakan sumpah dan melantik penggantinya dengan mengucapkan doa dan harapan untuk masa depan.

📚 Artikel terkait kata "lantik"

Mengenal Kata 'lantik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lantik" - Makna dan Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Kata "lantik" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks resmi dan formal. Kata ini memiliki beberapa arti, seperti mengangkat, meresmikan, atau mengukuhkan seseorang untuk menjalankan suatu jabatan atau posisi. Secara historis, kata "lantik" berkaitan dengan upacara peresmian jabatan atau kenaikan pangkat, yang biasanya diadakan dengan mengucapkan sumpah. Dalam praktiknya, kata "lantik" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seorang presiden atau gubernur mengangkat seorang pejabat baru, kata "lantik" digunakan untuk menggambarkan proses peresmian jabatan tersebut. Contoh kalimat yang menunjukkan penggunaan kata "lantik" adalah: "Presiden mengeluarkan keputusan untuk lantik seorang gubernur baru di provinsi tersebut." Atau, "Pemimpin organisasi me-lantik seorang ketua baru untuk mendukung visi dan misi organisasi." Kata "lantik" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks politik, kata "lantik" digunakan untuk menggambarkan proses peresmian jabatan publik, seperti lantik gubernur, bupati, atau walikota. Selain itu, kata "lantik" juga digunakan dalam konteks organisasi, seperti lantik ketua atau komisaris di sebuah perusahaan. Oleh karena itu, kata "lantik" memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan dan legitimasi jabatan publik dan organisasi. Dalam kesimpulan, kata "lantik" memiliki makna yang kompleks dan penting dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami arti dan penggunaan kata "lantik", kita dapat lebih baik memahami konteks resmi dan formal, serta mengapresiasi peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.