Arti Kata "putri malu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "putri malu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

putri malu

pu·tri ma·lu n tumbuhan perdu liar yg tingginya mencapai 15 cm, biasanya tumbuh melata di tanah, batangnya berduri jarang-jarang, daunnya bersirip ganda, apabila tersentuh daunnya lalu menguncup; sikejut; semalu; simalu; Mimosa pudica

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "putri malu"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "putri malu" dalam Kalimat

1.Taman botani memiliki koleksi biji-bijian, termasuk putri malu, yang dapat tumbuh dalam kondisi yang tepat.
2.Dalam upacara adat, putri malu digunakan sebagai simbol kesucian dan kehormatan.
3.putri malu adalah salah satu tumbuhan yang paling mudah ditemukan di hutan, meskipun tingginya hanya 15 cm.
4.Sebagai ilmuwan, aku tertarik untuk mempelajari perilaku putri malu saat daunnya tersentuh.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, putri malu seringkali dijadikan hiasan untuk meja atau ruang tamu yang elegan.

πŸ“š Artikel terkait kata "putri malu"

Mengenal Kata 'putri malu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Putri Malu" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "putri malu" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, putri malu (puΒ·tri maΒ·lu n) adalah tumbuhan perdu liar yang tingginya mencapai 15 cm, dengan batang berduri jarang-jarang dan daun bersirip ganda. Namun, dalam konteks sosial dan budaya, kata putri malu sering digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan seseorang yang malu atau tidak berani menunjukkan diri mereka. Penggunaan kata putri malu dapat ditemukan dalam berbagai kalimat yang alami. Contohnya, seseorang mungkin berkata, "Setelah menanggapi komentar yang tidak sopan, dia menjadi seperti putri malu yang tidak berani melanjutkan percakapan." Atau, "Dia selalu menjadi putri malu di depan teman-temannya, karena takut tidak disenangi." Kata putri malu juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang merasa tidak percaya diri atau malu menunjukkan kelebihan mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata putri malu memiliki relevansi yang signifikan dengan budaya Indonesia modern. Banyak orang yang merasa malu menunjukkan kemampuan atau kelebihan mereka, karena takut tidak disenangi atau tidak diterima oleh masyarakat. Namun, dengan lebih mengerti dan menerima keunikan diri kita, kita dapat menjadi lebih percaya diri dan tidak malu menunjukkan apa yang kita miliki. Dengan demikian, kita dapat menjadi lebih bahagia dan memiliki hubungan yang lebih baik dengan orang lain.