Arti Kata "putut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "putut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

putut

pu·tut n pemelihara sanggar yg bertugas memelihara dan melengkapi sesaji pemujaan; peputut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "putut"

📝 Contoh Penggunaan kata "putut" dalam Kalimat

1.Pemuda itu dipilih sebagai peputut untuk memelihara dan melengkapi sesaji pemujaan di desa kami.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, peputut juga bertugas membersihkan dan merawat tempat ibadah.
3.Pemelihara sanggar ini memiliki tanggung jawab sebagai peputut untuk memastikan kebersihan dan keteraturan.
4.Pengalaman sebagai peputut membantu dia memahami nilai-nilai spiritual dan keagamaan.
5.Sebagai peputut, dia harus memiliki keterampilan dan kehati-hatian dalam melengkapi sesaji pemujaan.

📚 Artikel terkait kata "putut"

Mengenal Kata 'putut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "putut" - Pemelihara Sanggar yang Berperan Penting

Kata "putut" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini didefinisikan sebagai pemelihara sanggar yang bertugas memelihara dan melengkapi sesaji pemujaan. Dalam konteks historis, peputut memiliki peran sangat penting dalam masyarakat yang masih mempraktikkan kepercayaan animistis atau pemujaan terhadap dewa-dewa. Mereka bertugas mengatur dan melengkapi sesaji pemujaan, serta memastikan bahwa upacara pemujaan berlangsung dengan lancar. Contoh penggunaan kata "putut" dalam kalimat yang alami adalah: "Sebagai peputut, ia harus memastikan bahwa sesaji pemujaan kepada dewa-dewa telah lengkap dan siap untuk digunakan." Atau, "Putut di desa kami sangat teliti dalam memelihara dan memperbarui sesaji pemujaan setiap bulan." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, peputut memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga kepercayaan dan tradisi masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "putut" juga memiliki relevansi dengan perkembangan budaya Indonesia modern. Banyak masyarakat yang masih memelihara tradisi dan kepercayaan leluhur, meskipun dengan cara yang lebih modern dan adaptif. Oleh karena itu, peputut masih memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keaslian dan keunikan kebudayaan Indonesia. Dengan demikian, kata "putut" tetap relevan dan berarti dalam konteks modern.