Arti Kata "rabak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rabak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rabak

1ra·bak a terlepas, terputus, terpisah dr jahitannya, atau tenunannya secara memanjang atau melebar; koyak (robek) panjang atau lebar: bajunya ditarik sampai --; biarkan ia berteriak-teriak, sampai mulutnya --;
me·ra·bak v mengoyak; merobek: dng marah ia memukul dan ~ baju pencuri itu

2ra·bak v, te·ra·bak v terbakar: kampung itu ~ sampai habis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rabak"

📝 Contoh Penggunaan kata "rabak" dalam Kalimat

1.Baju itu rabak dan perlu diperbaiki segera.
2.Paket yang saya kirimkan tadi malam rabak dan tidak bisa dibuka.
3.Di film tersebut, tokoh utama harus berjuang untuk memperbaiki rabak dalam kehidupannya.
4.Pembuatkan harus berhati-hati saat menggunting kain agar tidak rabak.
5.Pada hari itu, kebun sayuran yang kami tanam rabak akibat hujan deras yang tidak terduga.

📚 Artikel terkait kata "rabak"

Mengenal Kata 'rabak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rabak" - Membangun Makna yang Lebih dalam

Kata "rabak" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari, tetapi apa sebenarnya maknanya? Kata ini memiliki makna yang sangat umum, yaitu menggambarkan sesuatu yang terputus atau terpisah dari bagian lainnya. Dalam konteks historis, kata "rabak" mungkin digunakan untuk menggambarkan proses pembuatan atau perbaikan baju, seperti mengoyak atau merobek kain untuk membuatnya lebih longgar atau sesuai dengan kebutuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rabak" digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, "bajunya ditarik sampai rabak" berarti baju tersebut telah terputus atau koyak, atau "biarkan ia berteriak-teriak, sampai mulutnya rabak" berarti seseorang harus menahan diri dari berteriak-teriak. Dalam kalimat lain, "dng marah ia memukul dan rabak baju pencuri itu" berarti seseorang mengoyak atau merobek baju pencuri dengan marah. Dalam budaya Indonesia modern, kata "rabak" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa konteks, kata "rabak" digunakan untuk menggambarkan proses perubahan atau transformasi. Misalnya, seseorang mungkin bilang "saya merasa rabak setelah kehilangan pekerjaan saya" berarti mereka merasa terputus atau tidak memiliki tujuan hidup lagi. Di sisi lain, "saya merasa rabak karena harus meninggalkan teman-teman saya" berarti mereka merasa terpisah dari teman-teman mereka. Dalam keseluruhan, kata "rabak" memiliki makna yang sangat umum dan digunakan dalam berbagai konteks. Dalam budaya Indonesia modern, kata "rabak" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menggambarkan proses perubahan atau transformasi.