Arti Kata "radurisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "radurisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

radurisasi

ra·du·ri·sa·si n pengawetan dng penyinaran dosis rendah untuk mempertahankan kualitasnya (msl buah, sayuran, udang, daging, ikan yg telah didinginkan selama tiga minggu dl temperatur 3oC)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "radurisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "radurisasi" dalam Kalimat

1.Pengawetan buah melalui radurisasi dapat meningkatkan umur simpannya hingga beberapa minggu.
2.Penggunaan radurisasi dalam industri makanan telah menjadi teknik yang populer untuk mengawetkan produk segar.
3.Dalam proses pemasaran, perusahaan makanan menggunakan radurisasi untuk menjaga kualitas produk buah dan sayuran.
4.Pengawetan daging melalui radurisasi dapat mengurangi kebutuhan akan bahan pengawet kimia lainnya.
5.Penelitian tentang radurisasi telah dilakukan oleh beberapa ahli di bidang ilmu pangan untuk meningkatkan pengetahuan tentang proses ini.

📚 Artikel terkait kata "radurisasi"

Mengenal Kata 'radurisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Radurisasi" - Pengawetan dengan Teknologi Moderen

Radurisasi adalah proses pengawetan makanan dengan menggunakan penyinaran dosis rendah. Dengan demikian, kualitas makanan dapat dipertahankan, seperti buah, sayuran, udang, daging, dan ikan yang telah didinginkan selama tiga minggu pada suhu 3°C. Sejarah radurisasi dimulai pada tahun 1960-an, ketika ilmuwan menemukan bahwa penyinaran ultraviolet (UV) dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur pada makanan. Dengan demikian, makanan dapat disimpan lebih lama dan tetap aman untuk dikonsumsi. Radurisasi kemudian dikembangkan menjadi teknologi yang lebih efektif dan efisien, sehingga dapat digunakan secara luas dalam industri makanan. Contoh Penggunaan Radurisasi dalam Kehidupan Sehari-hari Radurisasi sering digunakan dalam industri makanan untuk mengawetkan produk-produk seperti buah, sayuran, dan daging. Contohnya, jika Anda membeli buah apel yang telah dilakukan radurisasi, maka buah tersebut akan tetap segar dan aman untuk dikonsumsi selama beberapa minggu. Selain itu, radurisasi juga dapat digunakan untuk mengawetkan ikan dan udang, sehingga dapat disimpan lebih lama dan tetap segar. Relevansi Radurisasi dalam Kehidupan Sehari-hari Radurisasi memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam industri makanan. Dengan menggunakan radurisasi, makanan dapat disimpan lebih lama dan tetap aman untuk dikonsumsi. Selain itu, radurisasi juga dapat membantu mengurangi biaya pengawetan makanan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi industri makanan. Di Indonesia, radurisasi dapat digunakan dalam industri makanan untuk mengawetkan produk-produk lokal, seperti buah-buahan dan sayuran.