Arti Kata "ratifikasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ratifikasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ratifikasi

ra·ti·fi·ka·si n pengesahan suatu dokumen negara oleh parlemen, khususnya pengesahan undang-undang, perjanjian antarnegara, dan persetujuan hukum internasional;
me·ra·ti·fi·ka·si v menandatangani dan mengesahkan (perjanjian dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ratifikasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "ratifikasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian dengan negara lain dan kemudian melakukan ratifikasi di parlemen.
2.ratifikasi undang-undang anti korupsi diadopsi oleh parlemen dan disetujui oleh presiden.
3.Pengusaha asing melalui proses ratifikasi untuk memperoleh izin bisnis di Indonesia.
4.Dalam proses pembuatan perjanjian internasional, negara-negara diwajibkan melakukan ratifikasi sebelum efektif.
5.ratifikasi hasil konferensi diplomatik menjadi syarat untuk mengaktifkan perjanjian antarnegara.

📚 Artikel terkait kata "ratifikasi"

Mengenal Kata 'ratifikasi' - Inspirasi dan Motivasi

Ratifikasi: Pengertian dan Kegunaan dalam Hukum Internasional

Ratifikasi merupakan istilah sering digunakan dalam konteks hukum internasional, khususnya dalam proses pengesahan dokumen-dokumen negara. Secara umum, ratifikasi dapat diartikan sebagai proses pengesahan suatu dokumen atau perjanjian oleh parlemen atau badan legislatif negara. Dalam sejarah, ratifikasi telah berperan penting dalam proses penyelesaian konflik internasional dan pembentukan hukum internasional. Dalam prakteknya, ratifikasi biasanya diterapkan dalam proses pengesahan perjanjian antarnegara, seperti Perjanjian Internasional atau Konvensi Internasional. Misalnya, ketika Indonesia mengadopsi **Konvensi Hak Asasi Manusia** tahun 1998, proses ratifikasi dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan diproses dalam bentuk undang-undang. Dalam prosesnya, DPR melakukan analisis, diskusi, dan pertimbangan sebelum memberikan persetujuan untuk mengesahkan perjanjian tersebut. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "ratifikasi" dalam kalimat yang alami: - Pada tahun 2015, Indonesia melakukan proses ratifikasi **Perjanjian Paris** mengenai perubahan iklim global. - Dalam prosesnya, pemerintah Indonesia menandatangani dan melakukan ratifikasi perjanjian tersebut. - Pengesahan **Konvensi Internasional tentang Korban Perang** oleh Indonesia dilakukan melalui proses ratifikasi yang panjang. Dalam kehidupan sehari-hari, ratifikasi dapat ditemukan dalam proses pengesahan hukum internasional yang berhubungan dengan kepentingan negara Indonesia. Oleh karena itu, pemahaman tentang istilah ratifikasi penting untuk memahami proses pengesahan dokumen-dokumen negara yang merupakan bagian dari hukum internasional.