Arti Kata "rekuisisi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rekuisisi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rekuisisi

re·kui·si·si /rékuisisi/ n Man daftar isian permintaan barang atau jasa, biasanya dr unit organisasi yg satu ke unit yg lain

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rekuisisi"

📝 Contoh Penggunaan kata "rekuisisi" dalam Kalimat

1.Dalam kegiatan operasional harian, perusahaan melakukan rekuisisi barang-barang kantor yang sudah tidak digunakan lagi.
2.Dalam proses pembelian, perusahaan melakukan rekuisisi barang-barang yang sudah ada di gudang sebelum memesan barang baru.
3.Di sekolah, guru meminta rekuisisi buku-buku teks yang sudah tidak digunakan lagi agar dapat digantikan dengan buku baru.
4.Dalam suatu kegiatan sosial, tim rekuisisi mengumpulkan donasi barang-barang yang masih layak pakai untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
5.Pengelola gedung meminta rekuisisi barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi dari karyawan yang akan pindah ke kantor lain.

📚 Artikel terkait kata "rekuisisi"

Mengenal Kata 'rekuisisi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rekuisisi" - Pengertian dan Contoh

Definisi Rekuisisi: Pengertian dan Konteks

Rekuisisi adalah kata yang digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan proses membuat daftar isian permintaan barang atau jasa, biasanya dari satu unit organisasi ke unit lain. Kata ini memiliki akar bahasa Latin, yaitu "requirere", yang berarti "meminta" atau "menuntut". Dalam konteks historis, rekuisisi digunakan untuk menggambarkan proses perekrutan sumber daya atau bahan baku dari satu sumber ke sumber lain.

Contoh Penggunaan Rekuisisi dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, rekuisisi sering digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, ketika Anda bekerja di sebuah perusahaan, Anda mungkin perlu membuat rekuisisi untuk meminta barang atau jasa dari departemen lain. Misalnya, Anda mungkin perlu membuat rekuisisi untuk meminta printer baru dari departemen keuangan. "Saya perlu membuat rekuisisi untuk meminta printer baru dari departemen keuangan," kata Anda kepada rekan kerja. Atau, ketika Anda berbelanja, Anda mungkin perlu membuat rekuisisi untuk meminta barang yang belum tersedia. "Saya perlu membuat rekuisisi untuk meminta barang yang belum tersedia," kata Anda kepada penjual.

Relevansi Rekuisisi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Rekuisisi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam organisasi, rekuisisi digunakan untuk mengatur aliran sumber daya dan memastikan bahwa kebutuhan setiap departemen terpenuhi. Dalam kehidupan pribadi, rekuisisi digunakan untuk mengatur pengeluaran dan memastikan bahwa kebutuhan setiap hari terpenuhi. Dalam budaya Indonesia modern, rekuisisi juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam pengelolaan proyek atau dalam pengawasan keuangan. Oleh karena itu, rekuisisi merupakan kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia dan memiliki aplikasi yang luas dalam kehidupan sehari-hari.