Arti Kata "remang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "remang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

remang

1re·mang n bulu halus di tubuh; bulu roma;
me·re·mang v merasa seram; tegak (bulu badan): ~ bulu tengkuknya mendengar suara itu;
me·re·mang·kan v menjadikan remang; menyeramkan: ada sifat aneh dl diri kecebolannya ~ bulu roma orang yg melihatnya

2re·mang ark, me·re·mang v meleleh (air mata); bersimbah (peluh)

3re·mang, re·mang-re·mang a agak gelap (kelam);
ke·re·mang·an n kesamaran; keredupan; kekelaman: peristiwa pembunuhan itu terjadi dl ~ dan kesunyian malam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "remang"

📝 Contoh Penggunaan kata "remang" dalam Kalimat

1.Bulu roma saya merasa seram ketika melihat hantu di dalam rumah.
2.Ketika saya mendengar berita tentang pembunuhan brutal, bulu badan saya mendengar suara itu.
3.Dia memiliki sifat aneh yang menyeramkan, membuat bulu roma orang yang melihatnya merasa tak nyaman.
4.Saya merasa sedih dan air mata saya meleleh ketika mendengar kabar tentang kematian sahabat saya.
5.Pada malam yang gelap dan sunyi, peristiwa pembunuhan itu terjadi di dalam kekelaman yang tak terbayangkan.

📚 Artikel terkait kata "remang"

Mengenal Kata 'remang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "remang" dalam Bahasa Indonesia

Kata "remang" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, **remang** dapat diartikan sebagai bulu halus di tubuh, bulu roma, atau bahkan dapat mengacu pada perasaan seram atau tegaknya bulu roma ketika mendengar suara yang tak biasa. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan dalam masyarakat tradisional untuk menggambarkan perasaan takut atau waspada terhadap hal-hal yang tidak biasa. **Remang** juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan suatu keadaan yang gelap atau kekelaman. Misalnya, "di malam hari, remang-renggang cahaya di jalan membuatku merasa takut". Dalam bahasa sehari-hari, **remang** sering digunakan dalam kalimat seperti: "Bulu roma saya **remang** ketika mendengar suara itu", "Saya **remang** kan merasa takut akan keadaan ini", atau "Malam itu terasa sangat **remang**, seperti seperti ada keberadaan lain yang tak terlihat". Dalam budaya Indonesia modern, **remang** masih digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam bahasa lisan maupun tulisan. Dalam seni populer, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perasaan takut atau waspada terhadap hal-hal yang tidak biasa. Dalam konteks ini, **remang** dapat diartikan sebagai perasaan yang mendalam dan kompleks yang tidak dapat dipahami oleh orang biasa. Dalam kesimpulan, **remang** adalah kata yang sangat luas dalam bahasa Indonesia, dengan makna yang dapat berbeda-beda tergantung pada konteksnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perasaan takut atau waspada terhadap hal-hal yang tidak biasa.