Arti Kata "siswa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "siswa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

siswa

sis·wa n murid (terutama pd tingkat sekolah dasar dan menengah); pelajar: -- SMU

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "siswa"

📝 Contoh Penggunaan kata "siswa" dalam Kalimat

1.siswa sekolah dasar telah menyelesaikan proyek kerajinan tangan mereka.
2.Pengajar memberikan penghargaan kepada siswa yang menunjukkan prestasi yang baik.
3.siswa baru di sekolah menyesuaikan diri dengan kebiasaan sekolah.
4.Para siswa di kota besar sering mengalami kekurangan waktu untuk belajar.
5.siswa yang berprestasi di sekolah mendapatkan beasiswa untuk kuliah.

📚 Artikel terkait kata "siswa"

Mengenal Kata 'siswa' - Inspirasi dan Motivasi

Siswa: Membentuk Generasi Masa Depan

Kata siswa memiliki makna yang sangat luas dalam konteks pendidikan di Indonesia. Secara umum, siswa merujuk pada pelajar yang belajar di sekolah, terutama pada tingkat sekolah dasar dan menengah. Namun, seiring waktu, konsep siswa telah berkembang untuk mencakup pelajar pada tingkat yang lebih tinggi, seperti siswa SMU. Dalam konteks historis, konsep siswa telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Pada saat itu, pendidikan formal di Indonesia masih sangat terbatas, dan siswa hanya menghadiri sekolah-sekolah yang didirikan oleh pemerintah kolonial. Namun, setelah Indonesia merdeka, konsep siswa telah berkembang maju, dan sekarang, siswa dapat menikmati berbagai pilihan pendidikan yang lebih luas. Di kehidupan sehari-hari, siswa berperan sangat penting dalam mencetak generasi masa depan. Mereka belajar dan berkembang dalam berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya. Dalam konteks budaya Indonesia modern, siswa dianggap sebagai aset utama dalam menciptakan kemajuan dan kemakmuran. Oleh karena itu, pendidikan yang berkualitas dan terjamin sangat penting untuk mencetak siswa yang berpotensi tinggi dan siap menghadapi tantangan masa depan.