Arti Kata "rentenir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rentenir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rentenir

ren·te·nir /réntenir/ n orang yg mencari nafkah dng membungakan uang; tukang riba; pelepas uang; lintah darat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rentenir"

📝 Contoh Penggunaan kata "rentenir" dalam Kalimat

1.Dia bekerja sebagai rentenir dan meminta bunga yang tinggi dari nasabahnya.
2.Dia dituduh sebagai rentenir yang mengambil keuntungan dari orang yang membutuhkan pinjaman.
3.Dalam novel itu, karakter utamanya adalah seorang rentenir yang berhati miskin.
4.Sekarang sudah tidak ada lagi rentenir yang menawarkan pinjaman dengan bunga yang tinggi.
5.Di masyarakat, rentenir seringkali dianggap sebagai orang yang tidak patut dipercaya.

📚 Artikel terkait kata "rentenir"

Mengenal Kata 'rentenir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rentenir" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis Sosial Rentenir

Kata "rentenir" seringkali disebut dalam konteks negatif, terutama dalam konteks agama. Namun, di dalam bahasa Indonesia, rentenir memiliki makna yang lebih luas, yaitu orang yang mencari nafkah dengan membungakan uang, tukang riba, pelepas uang, atau lintah darat. Rentenir seringkali digambarkan sebagai orang yang tidak bertanggung jawab dalam mengelola uang orang lain, tetapi dalam beberapa kasus, rentenir juga dapat menjadi orang yang kreatif dalam mencari sumber penghasilan. Dalam sejarah, rentenir seringkali diidentifikasi sebagai orang yang tidak beretika dan melanggar hukum.

Contoh Penggunaan Kata Rentenir dalam Kalimat yang Alami

- Orang itu digambarkan sebagai seorang rentenir yang memiliki reputasi buruk di masyarakat. - Bank tersebut menolak memberikan pinjaman kepada individu yang tidak dapat membuktikan kemampuan keuangan yang stabil, karena khawatir akan menjadi korban rentenir. - Dalam bisnis, beberapa perusahaan telah dihukum atas praktik rentenir yang tidak jelas kepada nasabah mereka.

Relevansi Rentenir dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia Modern

Meskipun rentenir seringkali disebut dalam konteks negatif, namun, dalam kehidupan sehari-hari, beberapa orang masih memilih untuk menjadi rentenir untuk mencari nafkah. Mereka mungkin memiliki alasan yang berbeda-beda, seperti kebutuhan uang yang mendesak atau kekurangan kesempatan pekerjaan. Dalam budaya Indonesia modern, rentenir menjadi topik yang hangat dalam diskusi ekonomi dan sosial. Diskusi tentang rentenir seringkali melibatkan debat tentang etika, hukum, dan kebutuhan masyarakat.