Arti Kata "resersir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "resersir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

resersir

re·ser·sir /resérsir/ n reserse; detektif

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "resersir"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "resersir" dalam Kalimat

1.Pengawas polisi mempromosikan seorang reserse menjadi komisaris untuk melibatkan dalam operasi penyelidikan.
2.Dalam film detektif, seorang reserse misterius memecahkan kasus pembunuhan yang sulit.
3.Pada akhirnya, polisi menemukan bukti yang cukup untuk menuduh seorang warga, dengan bantuan seorang reserse yang berpengalaman.
4.Pengamat membandingkan efektivitas dua reserse dalam menangani kasus kejahatan di daerah tersebut.
5.Di sekolah, guru mengajarkan anak-anak bagaimana cara menjadi seorang reserse yang efektif dan berintegritas.

πŸ“š Artikel terkait kata "resersir"

Mengenal Kata 'resersir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Resersir" - Detektif yang Memprediksi Masa Depan

Dalam bahasa Indonesia, kata "resersir" memiliki makna resmi, yaitu re·ser·sir /resérsir/ n reserse; detektif. Kata ini berasal dari bahasa Perancis, oΓΉ "rΓ©server" berarti "mengembalikan" atau "memprediksi". Dalam konteks sejarah, kata resersir digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bertugas sebagai detektif atau penegak hukum di masa lalu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata resersir sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan untuk memprediksi masa depan. Misalnya, "Detektif tersebut digunakan sebagai resersir" oleh polisi untuk mencari tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Atau, "Dia adalah resersir" yang memiliki kemampuan untuk memprediksi kejadian-kejadian yang belum terjadi. Dalam kalimat lain, "Dia menggunakan kemampuan resersir untuk memprediksi hasil pertandingan" yang akan diadakan nanti. Dalam budaya Indonesia modern, kata resersir memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang memiliki keinginan untuk menjadi resersir karena mereka ingin memiliki kemampuan untuk memprediksi masa depan. Dengan demikian, mereka dapat membuat keputusan yang lebih baik dan menghindari bahaya yang mungkin terjadi. Dalam beberapa kasus, kata resersir digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan untuk memprediksi kejadian-kejadian yang belum terjadi, seperti "Dia adalah resersir yang dapat memprediksi gempa bumi" yang akan terjadi di masa depan.