Arti Kata "rewet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rewet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rewet

re·wet /réwét/, me·re·wet v menyambar atau mengenai yg lain-lainnya; merembet: api itu terus ~ ke bangunan- bangunan di sekitarnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rewet"

📝 Contoh Penggunaan kata "rewet" dalam Kalimat

1.Api kebakaran itu terus merewet bangunan rumah tetangga.
2.Kejadian kebakaran itu menimbulkan rasa takut dan merewet suasana hati warga setempat.
3.Api dari rumah itu mulai merewet dinding bangunan lain di sekitarnya.
4.Ketika api mulai merewet atap rumah, kami langsung melakukan evakuasi.
5.Kebakaran di pabrik itu terus merewet wilayah sekitar dan menyebabkan polusi udara.

📚 Artikel terkait kata "rewet"

Mengenal Kata 'rewet' - Inspirasi dan Motivasi

Kata "Rewet" dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Penggunaan

Kata "rewet" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses menyambar atau mengenai sesuatu dengan cara yang tidak sengaja. Selain itu, kata ini juga memiliki makna yang terkait dengan proses merembet atau menyebar ke tempat lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rewet" sering digunakan untuk menggambarkan proses yang tidak dapat dihindari atau dikontrol. Misalnya, ketika kita memasak dengan api yang tidak terkendali, api itu dapat terus rewet ke bangunan-bangunan di sekitarnya. Contoh lainnya adalah ketika kita sedang membawa api unggun di hutan, api itu dapat rewet ke pohon-pohon di sekitarnya dan menyebabkan kebakaran. Kata "rewet" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keamanan dan keselamatan. Misalnya, ketika kita sedang melakukan kegiatan di tempat yang rawan kebakaran, kita harus selalu berhati-hati agar tidak terjadi rewet api ke tempat lain. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks teknis, seperti dalam proses perancangan sistem keamanan yang dapat menghindari rewet data yang tidak diinginkan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "rewet" juga memiliki makna yang lebih luas lagi. Misalnya, dalam konteks politik, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan proses yang tidak dapat dihindari atau dikontrol, seperti proses perubahan yang terjadi dalam masyarakat. Dalam konteks sosial, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan proses yang tidak dapat dihindari atau dikontrol, seperti proses perubahan yang terjadi dalam masyarakat.