Arti Kata "bina" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bina" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bina

1bi·na v, mem·bi·na v 1 membangun; mendirikan (negara dsb): kita bersama-sama - negara baru yg adil dan makmur; 2 mengusahakan supaya lebih baik (maju, sempurna, dsb): - bahasa Indonesia, berarti ikut - bangsa Indonesia;
pem·bi·na n orang yg membina; alat untuk membina; pembangun;
pem·bi·na·an n 1 proses, cara, perbuatan membina (negara dsb); 2 pembaharuan; penyempurnaan; 3 usaha, tindakan, dan kegiatan yg dilakukan secara efisien dan efektif untuk memperoleh hasil yg lebih baik;
- bahasa upaya untuk meningkatkan mutu penggunaan bahasa, antara lain mencakupi peningkatan sikap, pengetahuan, dan keterampilan berbahasa yg dilakukan msl melalui jalur pendidikan dan pemasyarakatan; - hukum kegiatan secara berencana dan terarah untuk lebih menyempurnakan tata hukum yg ada agar sesuai dng perkembangan masyarakat; - kesatuan bangsa penyatuan bangsa dan golongan keturunan asing dng cara sedemikian rupa sehingga dl segala aspek kehidupan bermasyarakat, kesukuan dan keturunan sudah tidak sesuai lagi untuk dikembangkan; - watak pembangunan watak manusia sbg pribadi dan makhluk sosial melalui pendidikan dl keluarga, sekolah, organisasi, pergaulan, ideologi, dan agama

2bi·na, pem·bi·na n pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan IV/a, satu tingkat di bawah pembina tingkat satu, satu tingkat di atas penata tingkat satu (IV/a);
- tingkat satu pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan IV/b, satu tingkat di bawah pembina utama muda, satu tingkat di atas pembina (IV/b); - utama pangkat struktural pegawai negeri sipil paling tinggi IV/e, satu tingkat di atas pembina utama mudya (IV/e); - utama madya pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan IV/d, satu tingkat di bawah pembina utama, satu tingkat di atas pembina utama muda(IV/d); - utama muda pangkat struktural pegawai negeri sipil golongan IV/c satu tingkat di bawah pembina utama madya, satu tingkat di atas pembina tingkat I (IV/c)

3bi·na n Sas akumulasi dan akselerasi secara bertahap dl tempo, intensitas, emosi, dan kelakuan untuk mencapai titik klimaks dl drama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bina"

📝 Contoh Penggunaan kata "bina" dalam Kalimat

1.Pemerintah telah membina infrastruktur jalan raya untuk memperlancar arus lalu lintas.
2.Kita perlu membina karakter bangsa yang kuat dan mandiri.
3.Pendidikan merupakan salah satu aspek yang membina watak manusia sebagai individu dan masyarakat.
4.Struktur organisasi perusahaan harus dirancang dengan efektif untuk membina produktivitas dan efisiensi.
5.Dalam drama, akumulasi dan akselerasi emosi karakter dapat membina klimaks yang menarik.

📚 Artikel terkait kata "bina"

Mengenal Kata 'bina' - Inspirasi dan Motivasi

Membina: Makna, Konteks, dan Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pada dasarnya, kata **bina** memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis dan sosial, **bina** dipahami sebagai proses membangun, mendirikan, atau mengusahakan agar sesuatu menjadi lebih baik. Dari negara hingga bahasa, **bina** menjadi kata kunci yang menggambarkan keinginan manusia untuk menciptakan dan meningkatkan. Dalam kehidupan sehari-hari, **bina** tampak dalam berbagai aspek. Misalnya, kita dapat melihat **bina** dalam konteks pendidikan, di mana **bina** watak manusia sebagai pribadi dan makhluk sosial melalui pendidikan di keluarga, sekolah, organisasi, pergaulan, ideologi, dan agama. Atau, **bina** dapat dilihat dalam konteks hukum, di mana kegiatan **bina** dilakukan secara berencana dan terarah untuk menyempurnakan tata hukum yang ada. Dalam kehidupan sehari-hari, **bina** juga dapat dilihat dalam konteks bahasa. Contohnya, kita dapat mendengar seseorang mengatakan: "Kita harus **bina** bahasa Indonesia agar lebih maju dan sempurna." Atau, "Kita harus **bina** masyarakat agar lebih adil dan makmur." Dalam contoh-contoh tersebut, **bina** menjadi kata kunci yang menggambarkan keinginan manusia untuk meningkatkan dan menciptakan sesuatu yang lebih baik. Dalam budaya Indonesia modern, **bina** menjadi kata kunci yang relevan dalam berbagai aspek kehidupan. Dari pendidikan hingga hukum, **bina** menjadi kata yang menggambarkan keinginan manusia untuk menciptakan dan meningkatkan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengerti makna dan konteks **bina** dalam kehidupan sehari-hari.