Arti Kata "ridu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ridu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ridu

ri·du, pe·ri·du·an n tempat pembuangan ludah kuning berupa ampas atau sisa kunyahan kuning, bekas sugi atau tembakau yg habis dikulum, terutama sepahan ludah merah; tempat meludah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ridu"

📝 Contoh Penggunaan kata "ridu" dalam Kalimat

1.Di kantor, terdapat tempat untuk meletakkan perdu di pojok ruangan.
2.Setelah makan, saya biasanya meletakkan perdu di dekat tempat duduk.
3.Dalam cerita rakyat, ada seorang pahlawan yang meletakkan perdu di atas kuda.
4.Pada masa lalu, tempat pembuangan perdu sering berada di luar kota.
5.Dalam kamar mandi, terdapat tempat untuk menampung perdu yang dihasilkan saat berolahraga.

📚 Artikel terkait kata "ridu"

Mengenal Kata 'ridu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ridu" - Tempat Pembuangan Ludah Kuning

Kata "ridu" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, ridu merujuk pada tempat pembuangan ludah kuning, ampas atau sisa kunyahan kuning, serta bekas sugi atau tembakau yang habis dikulum. Dalam konteks sejarah, kata ridu telah digunakan sejak zaman dahulu kala, terutama dalam budaya masyarakat tradisional yang lebih sederhana.

Contoh Penggunaan Kata "ridu" dalam Kalimat

Ridu seringkali digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi yang santai. Contohnya, "Saya akan ke ridu di pojok jalan untuk meludah sebelum ke kantor." Kata ridu juga digunakan dalam konteks budaya, seperti "Pesta rakyat diadakan di ridu untuk menghibur warga." Selain itu, kata ridu juga digunakan dalam konteks kesehatan, seperti "Saya harus pergi ke dokter karena perut saya sakit setelah meludah ke ridu."

Relevansi Kata "ridu" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata ridu masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kesehatan dan kebersihan. Dalam budaya modern, kata ridu seringkali diganti dengan kata "tempat meludah" atau "wadah meludah". Namun, kata ridu masih dipertahankan dalam bahasa Indonesia sebagai bentuk penghargaan terhadap tradisi dan budaya lama.