Arti Kata "runtuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "runtuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

runtuk

run·tuk ? reruntuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "runtuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "runtuk" dalam Kalimat

1.Pembicaraan formal di kalangan pejabat negara berlangsung runtuk, tidak ada waktu untuk diskusi panjang.
2.Penggunaan bahasa runtuk dalam komunikasi sehari-hari dapat menimbulkan kesan kasar atau tidak sopan.
3.Dalam sastra, runtuk digunakan untuk menggambarkan suasana hati orang yang sedang marah atau tidak sabar.
4.Dalam pendidikan, guru harus menjelaskan konsep runtuk sebagai salah satu strategi komunikasi efektif.
5.Dalam konteks sosial, runtuk dapat menjadi kebiasaan buruk yang perlu diubah agar tidak mengganggu hubungan dengan orang lain.

📚 Artikel terkait kata "runtuk"

Mengenal Kata 'runtuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "runtuk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "runtuk" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Kata ini berasal dari kata "reruntuk" yang berarti "suatu keadaan atau situasi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan atau mencapai sebuah tujuan". Dalam konteks sejarah, kata "runtuk" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi atau sosial yang sulit di Indonesia pada masa lalu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "runtuk" masih digunakan untuk menggambarkan situasi yang sulit atau tidak menguntungkan. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "Saya sedang menghadapi runtuk dalam mencari pekerjaan" atau "Keadaan runtuk ekonomi di negara ini menyebabkan banyak orang mengalami kesulitan". Contoh lainnya adalah "Kami harus menghadapi runtuk dalam menghadapi bencana alam ini". Kata "runtuk" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata "runtuk" digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk menghadapi kesulitan atau tantangan. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "Saya tidak akan menyerah di hadapan runtuk, saya akan terus berjuang untuk mencapai tujuan saya". Dalam konteks ini, kata "runtuk" digunakan sebagai simbol kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi kesulitan.