Arti Kata "sailo" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sailo" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sailo

sa·i·lo n nyanyian duka dr daerah Toraja, dinyanyikan sbg penghibur keluarga yg ditimpa kematian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sailo"

📝 Contoh Penggunaan kata "sailo" dalam Kalimat

1.Saya sangat terkesan mendengar nyanyian sailo yang dinyanyikan oleh keluarga untuk menghibur diri mereka sendiri.
2.Di Toraja, sailo sering dinyanyikan sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga yang telah meninggal.
3.sailo memiliki makna yang mendalam dan dapat menggugah perasaan bagi mereka yang mendengarnya.
4.Ketika saya mengunjungi Toraja, saya diundang untuk mendengarkan nyanyian sailo yang dinyanyikan oleh masyarakat setempat.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, saya sering mendengar orang-orang menyanyikan sailo untuk menghibur diri mereka sendiri.

📚 Artikel terkait kata "sailo"

Mengenal Kata 'sailo' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sailo" - Inspirasi dan Motivasi dalam Nyanyian Duka

Kata "sailo" memiliki makna yang khusus dalam konteks budaya Indonesia, terutama di daerah Toraja. Dalam arti resmi, sailo adalah nyanyian duka yang dinyanyikan sebagai penghibur keluarga yang ditimpa kematian. Makna ini tercermin dalam tradisi Toraja yang menghargai kehidupan dan menghadapi kematian dengan penuh hormat. Tradisi nyanyian duka dalam masyarakat Toraja memiliki sejarah yang panjang. Dengan nyanyian sailo, keluarga yang kehilangan anggota dapat mengekspresikan perasaan mereka dan menghormati jenasah yang telah pergi. Dalam konteks ini, sailo berfungsi sebagai bentuk penghiburan dan mengingat kenangan indah bersama orang yang telah tiada. Dalam kehidupan sehari-hari, kata sailo dapat digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, "Di acara peringatan hari kematian ayahku, keluarga kami menyanyikan sailo untuk mengenang kenangan indah bersama beliau." Atau, "Saya merasa sedih setelah kehilangan teman saya, dan saya tidak tahu bagaimana menyampaikan perasaan saya, tapi saya ingat nyanyian sailo yang dapat menjadi penghibur bagi keluarga yang kehilangan." Dalam budaya modern, sailo dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin menghormati kehidupan dan menghadapi kematian dengan penuh hormat. Dalam beberapa tahun terakhir, tradisi sailo telah menjadi lebih populer di kalangan masyarakat Indonesia. Banyak orang yang tertarik dengan budaya dan tradisi Toraja, termasuk nyanyian sailo. Dengan demikian, sailo dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin menghargai kehidupan dan menghadapi kematian dengan penuh hormat.