Arti Kata "sakit baka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sakit baka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sakit baka

sakit bengkak di leher; beguk gondong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sakit baka"

📝 Contoh Penggunaan kata "sakit baka" dalam Kalimat

1.Pasien yang mengalami sakit baka harus menjalani pemeriksaan medis segera.
2.Ibu saya menderita sakit baka karena terjatuh saat berjalan di rumah.
3.Dalam pertunjukan opera, aktris tersebut harus mengenakan korset untuk menghilangkan sakit baka.
4.Saya perlu mengunjungi dokter untuk mengetahui penyebab sakit baka yang saya rasakan.
5.Di zaman dulu, wanita sering kali mengalami sakit baka karena gaya hidup yang tidak seimbang.

📚 Artikel terkait kata "sakit baka"

Mengenal Kata 'sakit baka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sakit Baka" - Inspirasi dan Motivasi

Sakit baka adalah istilah kuno yang digunakan untuk menggambarkan kondisi sakit atau nyeri pada leher, yang disebabkan oleh pembengkakan atau peradangan pada bagian tersebut. Dalam konteks budaya dan sejarah, kata "sakit baka" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa tidak nyaman atau tidak siap menghadapi situasi atau tantangan tertentu. Dalam konteks sosial, kata "sakit baka" dapat juga digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa tertekan atau stres akibat tekanan sosial atau lingkungan sekitar.

Contoh Penggunaan Kata "Sakit Baka" dalam Kalimat

Kata "sakit baka" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan kondisi seseorang. Misalnya, "Saya merasa sakit baka ketika harus menghadapi ujian matematika", atau "Dia merasa sakit baka karena harus berbicara di depan banyak orang". Contoh lainnya adalah, "Saya merasa sakit baka ketika harus meninggalkan rumah sendiri untuk bekerja di kota lain".

Relevansi Kata "Sakit Baka" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sakit baka" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan sosial. Dalam budaya Indonesia, kata "sakit baka" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa tidak nyaman atau tidak siap menghadapi situasi atau tantangan tertentu. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "sakit baka" untuk dapat menggunakan kata tersebut dengan tepat dan efektif dalam komunikasi sehari-hari. Dengan memahami kata "sakit baka", kita dapat lebih baik menghadapi tantangan dan mengembangkan kemampuan kita untuk menghadapi situasi yang tidak terduga.