Arti Kata "sakit mata" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sakit mata" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sakit mata

Kiasan tidak enak dilihat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sakit mata"

📝 Contoh Penggunaan kata "sakit mata" dalam Kalimat

1.Ketua sekolah mengajak siswa untuk tidak menonton film yang mengandung kiasan sakit mata.
2.Kami sangat terharu melihat adegan tersebut karena dianggap sakit mata bagi anak-anak.
3.Pada era digital, kita harus berhati-hati dengan konten yang berpotensi sakit mata bagi anak muda.
4.Kata-kata yang diucapkan oleh atlet tersebut dianggap sakit mata bagi lawan timnya.
5.Ketika menonton film itu, aku merasa sakit mata karena terlalu banyak adegan kekerasan.

📚 Artikel terkait kata "sakit mata"

Mengenal Kata 'sakit mata' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sakit Mata" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sakit mata" seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan keadaan tidak enak dilihat, tetapi apakah Anda pernah memikirkan asal-usul kata ini? Secara historis, kata "sakit mata" berasal dari bahasa Sunda, yang menggambarkan keadaan tidak nyaman atau tidak enak dilihat. Dalam konteks sosial, kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan keadaan hati yang sedang tidak stabil atau tidak senang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sakit mata" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Saya merasa sakit mata melihat keadaan kota yang rusak setelah bencana alam." Atau, "Dia terlihat sakit mata melihat keadaan hubungannya yang sedang putus." Kata ini juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti "Sakit mata politik" yang menggambarkan keadaan tidak stabil dalam dunia politik. Kata "sakit mata" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam era digital, kita seringkali mengalami "sakit mata" karena kelebihan informasi yang masuk ke dalam telinga dan mata kita. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kemampuan filter dan mengelola informasi yang masuk ke dalam hidup kita. Dengan demikian, kita dapat menghindari "sakit mata" yang dapat menyebabkan kelelahan mental dan fisik.