Arti Kata "salat Istiska" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "salat Istiska" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

salat Istiska

salat sunah dua rakaat pada siang hari untuk meminta hujan yang dilakukan di lapangan, sebelumnya didahului dengan khotbah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "salat Istiska"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "salat Istiska" dalam Kalimat

1.Pagi itu, imam memulai salat Istiska dengan khotbah singkat kepada jemaahnya.
2.Selain salat Istiska, komunitas kami juga sering mengadakan upacara keagamaan lainnya.
3.Dalam tradisi kita, salat Istiska merupakan salah satu upacara penting untuk meminta hujan.
4.Saya sangat terkesan dengan khotbah imam sebelum salat Istiska yang paginya itu.
5.Pada saat musim kemarau, kami sering melakukan salat Istiska dan menggalang dana untuk membantu petani.

πŸ“š Artikel terkait kata "salat Istiska"

Mengenal Kata 'salat Istiska' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Salat Istiska" - Inspirasi dan Motivasi

Salat Istiska adalah salah satu sunah dalam agama Islam yang dilakukan pada siang hari untuk meminta hujan. Dalam konteks historis, salat Istiska biasanya dilakukan di lapangan terbuka, sebelumnya didahului oleh khotbah. Sunah ini memiliki makna yang luas dan meliputi aspek rohani dan sosial.

Mengapa Salat Istiska Penting?

Salat Istiska memiliki makna penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal kebutuhan hujan. Dalam beberapa daerah, kekurangan hujan dapat menyebabkan kemarau yang berkepanjangan, sehingga salat Istiska menjadi salah satu upaya untuk meminta hujan. Dengan melakukan salat Istiska, umat Islam dapat menunjukkan rasa syukur dan memohon perlindungan dari Allah SWT.

Contoh Penggunaan Salat Istiska dalam Kalimat

Salat Istiska dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan kegiatan yang terkait dengan meminta hujan. Berikut beberapa contoh penggunaan salat Istiska dalam kalimat: - "Komunitas lokal melakukan salat Istiska untuk meminta hujan dalam beberapa hari terakhir." - "Pada hari salat Istiska, umat Islam berdoa meminta hujan untuk mengatasi musim kemarau." - "Kegiatan salat Istiska di lapangan terbuka menjadi salah satu cara untuk meminta hujan dan meningkatkan kepercayaan diri."

Relevansi Salat Istiska dalam Kehidupan Sehari-hari

Salat Istiska memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal kebutuhan hujan. Dalam beberapa daerah, kekurangan hujan dapat menyebabkan kemarau yang berkepanjangan, sehingga salat Istiska menjadi salah satu upaya untuk meminta hujan. Dengan melakukan salat Istiska, umat Islam dapat menunjukkan rasa syukur dan memohon perlindungan dari Allah SWT.